Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

BNNK Sidoarjo Menolak Wacana Legalkan Ganja 

13 Februari 2020, 16: 16: 30 WIB | editor : Agung Nugroho

AKBP Toni Sugianto

AKBP Toni Sugianto (HILDAN SEPKA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Wacana melegalkan ganja menjadi perbincangan hangat beberapa hari terakhir. Ada usulan jika kandungan ganja dinilai memiliki manfaat medis. Namun, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo menolak tegas wacana tersebut.

Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Toni Sugianto menjelaskan, sesuai dengan undang-undang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika, ganja merupakan jenis narkoba golongan I. “Ganja memiliki dampak yang sama dengan jenis narkoba lainnya,” ujarnya, Rabu (12/2).

Pihaknya secara tegas menolak terkait wacana tersebut. Sebab pemakai ganja tentu sudah melanggar hukum. Selain itu, terkait penggunaan ganja sebagai tujuan medis merupakan hal yang tidak dibenarkan. “Bagaimana pun tetap mengandung zat adiktif yang berbahaya,” bebernya.

Ganja memiliki efek ketergantungan yang besar. Ini alasan BNNK Sidoarjo untuk tidak setuju pada wacana melegalkan ganja. Pihaknya memiliki harapan agar pemakai ganja tidak memiliki ketergantungan kembali setelah proses rehabilitasi. “Yang ditakutkan adalah dengan wacana tersebut pemakai ganja secara ngawur menggunakan ganja sebagai kebutuhan pribadi, bukan medis,” paparnya.

Diharapkan seluruh lapisan yang terkait dengan wacana tersebut agar menggodok persoalan tersebut secara lebih bijak dan matang. Agar tidak ada salah satu pihak yang merasa diuntungkan dengan kondisi tersebut. Sebab dengan melegalkan ganja merupakan tindak kejahatan yang terorganisir. (hil/vga)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia