Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Sehari Bisa Tipu Enam Korban Dan Bawa Kabur 6 Unit Motor

13 Februari 2020, 15: 58: 02 WIB | editor : Agung Nugroho

SIAPA KENAL?: Terduga pelaku tipu gelap yang meresahkan masyarakat.

SIAPA KENAL?: Terduga pelaku tipu gelap yang meresahkan masyarakat. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Warga Sidoarjo harus waspada terhadap aksi tipu gelap dengan modus pinjam motor. Pasalnya, satu terduga pelaku berhasil menggasak enam motor sekaligus. Bahkan, aksinya hanya dilakukan dalam sehari.

Didik Purwono, 37, kakak salah satu korban menceritakan, dugaan aksi tipu gelap terjadi pada Senin (10/2) lalu. Saat itu, adiknya, Kirom, 19, dan tiga temannya diajak pelaku yang dikenal dengan nama Galuh ke sebuah warkop di Kecamatan Porong. Ketiganya temannya adalah Aldi, 19, Aditya, 19, dan Firman, 19. “Mau diajak untuk melamar kerja,” terangnya.

Empat sekawan dan pelaku berangkat dari Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu. Yaitu, rumah Kirom sekaligus dekat dengan tempat kos Galuh. Mereka kemudian berangkat bersama menuju warkop di Porong. Masing-masing juga membawa motor, termasuk Kirom.

Di sebuah warkop di Kecamatan Porong itulah masing-masing korban dieksekusi. Caranya terbilang unik dan berani. Satu persatu korban diajak pergi meninggalkan warung secara bergantian. Alasannya untuk mengantarkan ke tempat kerja.

Pertama pelaku mengajak Aldi berboncengan ke suatu tempat di daerah Pasuruan. Aldi diberhentikan di sebuah ruko. Ditempat itu korban diturunkan, dan motor korban dipinjam pelaku. “HP dan STNK juga dipinjam,” terang Didik.

Ternyata, setelah lama menunggu, pelaku tak kunjung kembali. Uniknya, pelaku tidak malah melarikan diri ke tempat yang jauh. Ia kembali ke warkop di Porong untuk mengeksekusi korban selanjutnya. Dengan modus yang sama. Namun, korban diberhentikan di tempat yang berbeda. “Aditya di M2M Pasuruan, Firman di sebuah minimarket, dan Khirom di Jalan Raya Juanda,” paparnya.

Belum puas mengeksekusi keempat ABG yang mencari kerja itu, pelaku masih terus melanjutkan aksinya. Sasaranya adalah tetangga kos di Desa Sumberejo, Wonoayu. Termasuk Jumaali, pemilik kamar kos pelaku. “Jumaali dihubungi pelaku untuk menjemput di Krian dengan membawa motor. Disana motor Jumaali juga dibawa kabur,” terangnya.

Kesal dengan kejadian itu, para korban mengadu ke Polresta Sidoarjo. Kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan, pihaknya akan memeberantas pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Disamping penindakan, polisi juga telah membentuk tim khusus untuk memberantas kejahatan jalan. (son/vga)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia