alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bobol Rumah Kabur Nyemplung Got, Maling HP Dibekuk Pura-Pura Salat

13 Februari 2020, 15: 17: 03 WIB | editor : Wijayanto

PELAKU: Muhammad Sholeh alias Mat Soleh

PELAKU: Muhammad Sholeh alias Mat Soleh (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Warga Jalan Kunti, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir dihebohkan dengan adanya seorang pemuda yang melakukan aksi pembobolan di rumah pegadaian swasta. Diketahui tersangka tersebut bernama Muhammad Sholeh, 21, asal Jalan Danakarya 1/15 RT 01 RW 14, Kelurahan Ampel Mawar, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Kapolsek Semampir, Kompol Ariyanto Agus membenarkan adanya aksi pembobolan rumah pegadaian milik Baha Panjaitan yang tinggal di Jalan Kunti No. 27, Kelurahan Sidotpo, Kecamatan Semampir itu. “Kejadiannya pukul 04.00. di waktu warga terlelap tidur,” kata Kompol Ariyanto.

Sholeh nekat melakukan aksi pembobolan ini dengan cara membongkar plafon rumah. Lalu dia melompat dari plafon rumah satu ke rumah lainnya. Saat Baha mengecek rumahnya, ternyata plafon rumahnya jebol dan berinisiatif melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Semampir.

Kemudian, Unit Reskrim Polsek Semampir bersama korban melihat lokasi dan kondisi plafon sudah jebol. Selain itu pemilik juga kaget karena handphone gadai di rak pegadaian miliknya raib. 

Atas hal tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dan ternyata tersangka kabur melalui atap di tiga rumah sebelahnya. “Kami cek, tersangka masih sembunyi di atap rumah. Kemudian tersangka lari keluar lewat atap rumah disampingnya, hingga jatuh ke WC rumah warga dan loncat ke sungai,” paparnya. 

Saat polisi dan warga melakukan pengejaran, sempat kehilangan jejak. Tak berhenti di situ, kemudian dilanjutkan melakukan pencarian di kawasan Jalan Sidorame. Tepatnya di belakang Rumah Pemotongan Hewan (RPH). 

“Di jalan tersebut ada segerombolan warga sedang duduk. Saat kami tanya ternyata benar. Ada seseorang dalam keadaan basah kuyup masuk ke sebuah rumah warga untuk menumpang mandi,” lanjutnya. 

Saat dicek ke rumah di gang tersebut ada Sholeh. Tapi, ditanya ia tak mau mengaku. Malah berpura-pura melaksanakan salat subuh. Polisi tak percaya begitu saja, saat digeledah di dalam rumah ditemukan ada uang receh Rp 2 ribu basah berbau air got.

Selain itu, pada telinga tersangka juga ada sisa lumpur got. “Akhirnya tersangka mengakuinya, dan berhasil kami amankan saat itu juga. Kami keler ke Mapolsek Semampir,” imbuhnya. 

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain lima handphone (HP) beragam merek dan sarung yang digunakan untuk mengelabuhi polisi. Dari hasil penyelidikan, lima HP tersebut sebelumnya dibuang tersangka di gang dan ditemukan warga sekitar. (gun/rud) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP