alexametrics
Senin, 06 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pembeli Cokot Penjual SS, Keduanya Kini Dibui

Pengguna Sabu Merangkap Penadah Motor

12 Februari 2020, 17: 25: 42 WIB | editor : Agung Nugroho

Tersangka Febri Pratama

Tersangka Febri Pratama (IST)

Share this      

SURABAYA-Pernah ditahan ternyata tidak membuat Febri Pratama tobat. Warga Jalan Tambak Gringsing I, Surabaya, itu kembali membeli dan memakai sabu-sabu (SS). 

Namun, sial, belum sempat melakukan pesta SS, Febri dicokok Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang. Pria 38 tahun itu ditangkap usai membeli barang haram tersebut pada Arief Santosa, yang tidak lain tetangganya.

Berdasarkan informasi, pelaku ditangkap Warugunung, Karang Pilang. Saat diringkus barang bukti SS ditemukan polisi dari dalam jok motor tersangka. "Dua poket sabu 0,56 gram, ditemukan dalam jok motornya," ujar Kapolsek Karang Pilang Kompol Widjanarko, Selasa (11/2).

Tersangka Arief Santosa

Tersangka Arief Santosa (IST)

Setelah menangkap Febri, kemudian polisi menginterogasi tersangka. Kepada polisi tersangka mengaku membeli SS di Arief. Kemudian, tersangka dikeler, dan Arif pun diringkus di rumahnya. "Febri dan Arief ini satu kampung. Mereka pernah terjerat kasus narkoba," bebernya. 

Kapolsek menambahkan, Febri tidak hanya sebagai pengguna narkoba, namun juga sebagai penadah motor hasil penggelapan yang dilakukan Reza Rusdiansyah, warga Jalan Merak. Reza sebelumnya menggelapkan motor milik Reynaldi, 33, warga Jalan Karang Pilang Barat Gang Kelud, Surabaya, dengan modus dicoba akan dibeli.

Sementara itu, Febri mengaku sudah dua bulan mengonsumsi sabu-sabu. Alasannya sebagai penambah stamina. "Saya membeli per poketnya Rp 300 ribu," katanya. (rus/rud)

(sb/rus/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia