Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Polisi Siap Awasi Praktik Politik Uang Dalam Pilkades dan Pilkada

12 Februari 2020, 16: 01: 03 WIB | editor : Agung Nugroho

SIMBOLIS: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugraha menyematkan rompi pada perwakilan tim khusus.

SIMBOLIS: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugraha menyematkan rompi pada perwakilan tim khusus. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Kota Delta menghadapi tahun politik. Pilkades dan pilkada. Karena itu, untuk menekan angka kriminalitas dan mengamankan situasi kamtibmas, Polresta Sidoarjo bentuk dua tim khusus. Delta Squad dan tim Satgas Anti Botoh.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, dua tim khusus tersebut bertujuan untuk menghadapi pilkades dan pilkada serentak. “Agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya, Selasa (11/2).

Dia menjelaskan, tim Delta Squad telah terbentuk sejak Januari 2020. Menurutnya, tim khusus tersebut cukup positif. Delta Squad cukup efektif dalam menekan angka kriminalitas di Sidoarjo. “Seperti waktu lalu berhasil mengamankan tiga orang bawa senjata tajam, miras, dan balap liar,” bebernya.

Saat ini, tim tersebut berjumlah 63 anggota. Tugas pokoknya sebagai tim reaksi cepat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sementara itu, Tim Satgas Anti Botoh berjumlah 144 anggota. “Tugasnya untuk mendorong suasana pilkades dan pilkada yang bersih. Artinya, memberantas praktik politik uang, menekan informasi hoax di media sosial,” tegasnya.

Selain itu, tim Satgas Anti Botoh dibentuk agar ada penegakkan hukum yang tegas pada saat menjelang pelaksanaan pilkades serentak. Sebab, masih terdapat potensi yang mungkin terjadi saat pelaksanaan berlangsung. “Di antaranya politik uang yang berdampak pada konflik antarcalon kepala desa dan antarpendukung,” tandasnya. (hil/vga)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia