alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

12 Hari Dampingi WNI dari China, Dinkes Belum Temukan Gejala Corona

12 Februari 2020, 09: 55: 06 WIB | editor : Wijayanto

TUNGGU INKUBASI: Dinkes Gresik masih menunggu hingga lusa untuk memastikan sebelas ODR dinyatakan steril.

TUNGGU INKUBASI: Dinkes Gresik masih menunggu hingga lusa untuk memastikan sebelas ODR dinyatakan steril. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Memasuki hari ke-12 pendampingan terhadap 11 Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja pulang dari China, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik belum menemukan gejala yang mirip virus corona. Meski begitu, Dinkes akan terus memantau hingga besok sesuai  masa inkubasi penularan virus corona.

Kepala Dinkes Gresik mengatakan, drg Saifudin Ghozali mengatakan petugas puskesmas di kawasan orang dengan resiko (ODR) terus bekerja. Setiap pagi, mereka datang ke rumah WNI tersebut. Dari hasil pemeriksaan, memang belum ditemukan tanda-tanda penularan virus itu.

"Mereka kooperatif dan mengikuti arahan yang kami berikan. Saat kami tanya kondisi kesehatannya,mereka mengaku tak ada masalah. Seperti panas dingin atau flu," ungkapnya. 

Ghozali mengatakan proses pendampangan akan dilakukan hingga besok atau genap 14 hari. Sebab, sesuai arahan, mereka harus dipastikan steril dalam masa inkubasi virus corona itu. Jika dalam 14 hari mereka tak mengalami gangguan kesehatan, Dinkes memastikan semuanya aman. "Semoga terus aman hingga lewat masa inkubasi," terangnya.

Setelah nantinya dinyatakan tak tertular, sejumlah ODR itu bisa kembali beraktifitas normal dan berkomunikasi dengan lingkungan. Sebab salama 14 hari itu, Dinkes memang membatasi mereka untuk melakukan kontak dengan lingkungan luar. 

“Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tak kuatir dengan para ODR itu. Sebab setelah inkubasi selesai tak ada yang perlu dikhawatirkan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Jatim dr Herlin Ferliana menyatakan selain di Gresik, ada beberapa daerah lain yang kedatangan WNI asal Cina. Perlakuan mereka juga sama, Dinkes di kabupaten juga secara intens memeriksa kondisi kesehatan mereka setiap hari. 

“Alhamdulillah, sampai sekarang dari puluhan orang yang diawasi belum ada tand-tanda penularan virus tersebut,” ungkapnya. 

Dia menyebut, dari puluhan WNI sebagian sudah dinyatakan aman. Sebab masa inkubasi mereka sudah lewat. Sebagian lagi masih dalam proses. Hanya saja pihaknya meminta kepada Dinkes setempat untuk terus melaporkan hasil pemeriksaannya.

Dia menyatakan, di RSUD Dr Soetomo sempat dirawat WNA asal Cina. Namun pihaknya memastikan jika itu penyakit bronchitis akut. “Kami pastikan, sejauh ini semua baik,” pungkasnya. 

Seperti yang diketahui sebelumnya, Dinkes bersama tim mendatangi rumah sebelas ODR virus corona. Mereka menjalani proses pemeriksaan kesehatan setelah pulang dari China.

Setiap hari tim dari puskesmas terus mengupdate kesehatan mereka dan melaporkannya  ke Dinkes Provinsi. (yua/rof)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP