alexametrics
Senin, 06 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Market Properti Diprediksi Tumbuh pada Kuartal Kedua

10 Februari 2020, 19: 42: 49 WIB | editor : Wijayanto

APARTEMEN: Direktur Marketing Trans Properti Indonesia Fransiskus Afong (kanan) bersama Hendry Trie Asmono, Head Promotion Trans Park (dua dari kanan) saat melihat maket proyek Trans Icon Surabaya.

APARTEMEN: Direktur Marketing Trans Properti Indonesia Fransiskus Afong (kanan) bersama Hendry Trie Asmono, Head Promotion Trans Park (dua dari kanan) saat melihat maket proyek Trans Icon Surabaya. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Kondisi pasar properti diperkirakan akan mulai mengalami perbaikan pada kuartal kedua tahun ini, termasuk di Surabaya. Hal ini menyusul mulai membaiknya bisnis ritel dan harga komoditas di Indonesia, sehigga akan menaikan daya beli masyarakat.

Menurut Fransiskus Afong, Direktur Marketing The Trans Icon Surabaya, sejak tahun 2018, pasar properti terus mengalami koreksi. Bahkan tahun 2019, kondisi pasar properti secara umum masih belum mengalami perbaikan.

“Namun sejak kuartal keempat tahun lalu, kondisinya perlahan-lahan mengalami perbaikan. Kami yakin tahun ini kuartal kedua pasar property akan lebih bagus karena harga komoditas mulai membaik,” kata Fransiskus Afong.

Dikatakan, sebenarnya tidak semua properti menurun penjualannya. Ada beberapa properti, terutama yang ada di kota-kota besar dan memiliki prospek yang sangat bagus, masih mencatat penjualan yang menggembirakan.

Hal itu tergantung dari banyak faktor yang ikut mempengaruhi. Selain lokasi dan produk serta harga yang ditawarkan, juga yang tidak kalah pentingnya adalah konsep yang ditawarkan developer. Semakin bagus konsep yang ditawarkan akan semakin menarik bagi konsumen.

“Karena itu, kami tetap optimis. Sebab, konsep yang kami tawarkan berbeda dengan yang lain. Meskipun di Surabaya sudah banyak superblock, tapi Trans Icon akan memberi warna lain di Surabaya,” tambahnya.

Dia yakin market properti di Surabaya akan semakin bagus ke depan. Bahkan Surabaya akan menjadi destinasi sangat menarik. Selain menjadi palang pintu bisnis di kawasan Indonesia Timur, Surabaya juga memiliki posisi strategis setelah ibu kota negara jadi pindah ke Kalimantan.

Terkait progres Trans Icon, hingga kemarin, dari dua tower apartemen yang ditawarkan, Tower Aspen sudah terjual sekitar 95 persen. Sementara Tower Alpine sudah 60 persen. Dia yakin, akhir tahun ini semua unit akan habis dengan harga mulai Rp 700-an juta.

Optimisme juga didukung progres pembangunan superblock pertama di Surabaya yang akan dilengkapi wahana permainan salju tersebut. Pihaknya terus ngebut menyelesaikan pembangunan. Diharapkan Oktober tahun ini akan dilakukan topping off Apartemen Trans Icon.

“Mal kami rencanakan mulai buka pada akhir tahun ini atau paling lambat kuartal pertama tahun 2021.  Sementara serah terima unit apartemen akan kami lakukan pada akhir tahun 2021,” tandas Fransiskus Afung. (fix/opi)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia