alexametrics
Rabu, 01 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Gresik
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Viral Kabar Penculikan Anak di Bringkang, Polisi: Berita Hoax

09 Februari 2020, 17: 10: 02 WIB | editor : Wijayanto

KROSCEK; Anggota Polsek Menganti melakukan kroscek ke rumah Safari di Desa Bringkang usai informasi penculikan anak di medsos.

KROSCEK; Anggota Polsek Menganti melakukan kroscek ke rumah Safari di Desa Bringkang usai informasi penculikan anak di medsos. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Belum selesai kasus penculikan anak di Kecamatan Cerme dalam benak masyarakat. Kali ini, muncul informasi penculikan serupa di Desa Bringkang Kecamatan Menganti.

Hal ini membuat panik warga yang membaca informasi tersebut. Akun yang mengunggah informasi itu bernama 'Momon Amoy'.

Pada Jum'at (7/2), dia menggungah postingan di grup Facebook Berita Info Menganti. Isinya yakni "telah terjadi penculikan di Bringkang jam 4 sore tadi. Kronologinya anaknya tidur di dalam rumah dan ada ibu-ibu  masuk ke dalam rumahnya. Saat mau digendong dipergoki neneknya. Spontan neneknya berteriak hingga pelakunya kabur dan dikejar warga, namun pelakunya lolos”. 

Kabar hoax penculikan anak yang menyebar di medsos.

VIRAL: Kabar hoax penculikan anak yang menyebar di medsos. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Hal ini membuat postingan tersebut mengundang perhatian warga. Bahkan telah dibagikan. Saat ini postingan tersebut telah dihapus. Hanya saja, informasi itu masih menyebar bahkan di grup Whatsapp (WA) warga. Polsek Menganti langsung mendatangi lokasi yang diduga terjadi penculikan anak itu. 

Polisi langsung mendatangi kediaman Safari,52 RT 08 RW 04 Desa Bringkang Kecamatan Menganti. Berdasarkan informasi di medsos yang viral tentang kejadian penculikan anak pada hari Jumat (7/2) pukul 17.00 WIB.

“Tidak ada penculikan itu. Benar ada orang mau mencuri ketahuan terus lari. Anaknya juga tidak digendong," ujar Kapolsek Menganti AKP Tatag Sutrisno, Sabtu (8/2).

Berdasarkan keterangan dari Safari, hanya ada seorang yang tidak dikenal masuk ke dalam rumah. Pelaku sendirian menggunakan helm.

Kemudian diketahui oleh istrinya, Puji Sih Winarti, 51, yang berada di dapur. Pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Tidak ada satupun barang milik Safari yang hilang.

"Anaknya itu dibiarkan tidak digendong. Kalau penculikan anak dibawa lari. Ini ada maling ketahuan terus lari. Sudah begitu saja. Yang di medsos itu ditambah-tambahi seolah-olah penculikan anak," ucapnya.

Mantan Kapolsek Sidayu itu memastikan semua informasi tentang penculikan anak di Menganti adalah kabar bohong. Mulai dari informasi anak pulang ngaji di Boteng didatangi penculik hingga Domas. “Tidak ada penculikan anak, kami pastikan info itu Hoax,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menegaskan pihaknya telah menelusuri informasi dari unggahan tersebut. Ternyata informasi yang beredar itu tidak benar adanya. "Sekarang kami telusuri akun yang mengunggah itu," pungkasnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia