alexametrics
Selasa, 07 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Features
icon featured
Features

ACT Layani Makan Gratis Jamaah Takziah Gus Solah dan Santri Tebu Ireng

07 Februari 2020, 17: 05: 05 WIB | editor : Wijayanto

ACT Layani Makan Gratis Jamaah Takziah Gus Solah dan Santri Tebu Ireng

(ISTIMEWA/ACT)

Share this      

Jombang - Kabar duka menyelimuti nusantara. Salah satu putra terbaik negeri ini telah kembali ke haribaan Ilahi. Beliau adalah Dr. Ir. K.H. Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah meninggal dunia pada hari Minggu (2/2) yang lalu. Almarhum dikebumikan di pemakaman keluarga di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Ribuan pelayat hadir dalam pemakaman beliau. Bukan hanya itu, keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng rencananya juga akan mengirimkan do’a sampai tujuh hari ke depan, Sabtu (8/2). Petakziah juga masih tampak berdatangan menyampaikan bela sungkawa dan berziarah ke makam beliau.

Sebagai bentuk penghormatan kepada Gus Solah dan sebagai rasa bela sungkawa, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jatim mengirimkan armada terbaiknya Humanity Food Truck (HFT) untuk melayani jamuan makan bagi jamaah takziah dan santri Pondok Pesantren Tebuireng.

(ISTIMEWA/ACT)

Humanity Food Truck ini didatangkan langsung dari Magelang sejak Rabu (5/6) untuk menyiapkan 1000 porsi makanan gratis setiap harinya sampai Sabtu (8/2) mendatang, tepat pada tujuh hari wafatnya Gus Solah.

Kepala ACT Jawa Timur, Wahyu Sulistianto Putro menyampaikan bahwa HFT ini ditujukan untuk melayani para peziarah dan santri Pondok Pesantren Tebuireng.

"Dari Rabu kemarin (5/2), HFT memberikan layanan makan gratis untuk jamaah takzyiah dan santri (Ponpes) Tebuireng. Rencananya HFT akan standby sampai 7 hari sejak meninggalnya Gus Solah," kata Wahyu.

(ISTIMEWA/ACT)

Dia menambahkan bahwa setiap hari HFT bisa memproduksi 1000 porsi makanan dengan harapan dapat membantu jamaah takziyah dan santri untuk memperoleh asupan makanan yang bergizi, serta memberikan penghormatan dan bentuk bela sungkawa ACT atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa tersebut.

Sambutan hangat pun disampaikan Gus Fahmi, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng. "Mewakili keluarga besar Pesantren Tebu Ireng, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ACT yang telah mendukung acara mengirim do’a atas wafatnya Gus Solah. Semoga ACT semakin berkah dan dikenal luas masyarakat,” kata Gus Fahmi. (aa/act/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia