alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Ditinggal Pulang Kampung ke Desa, Nekat Gendakan Sama Mantan

06 Februari 2020, 04: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Bimbang memilih pasangan, boleh. Tapi, ya jangan diterus-teruskan. Sudah punya gandengan sah, masih saja mikirin mantan, malah ngajak ketemuan. Kemaruk itu namanya.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Seperti Donwori, 28, ini. Sudah punya istri dan anak juga, tapi masih suka dekat-dekat dengan mantan. Dilakukan terang-terangan? Oh tentu tidak! Otak Donwori masih waras sehingga ia bisa berpikir jernih. "Eh… selingkuh itu melanggar norma, gak pantas diumbar-umbar." 

Hanya saja, Sephia, 18, selingkuhan Donwori ini yang tidak waras, cenderung nggapleki. Bukannya kooperatif menyembunyikan perselingkuhan, dia malah sesumbar. Dipamerkan ke media sosial (medsos) segala. Sengaja untuk manas-manasi Karin, 25, lagi, istri sah Donwori. Praktis, pecah perang dunia ketiga di rumah tangga Donwori-Karin.

Karin menceritakan, postingan Sephia di medsos inilah yang menguak perselingkuhan suaminya. Suatu ketika, si Sephia mengirimkan sebuah video ke medsos Karin yang menunjukkan adegan gandengan tangan plus pelukan mesra. Karin pun murka. 

Bahkan, Karin tak perlu menginterogasi Sephia bagaimana hubungan terlarang itu bisa terjalin. Karena dengan mulut ringan dan hati riang, Sephia membeberkan setiap adegan perselingkuhannya dengan Donwori.  

"Ngelamak, gak sing lanang, gak sing wedok, podo rusake," ujar Karin kesal saat bertemu di kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Karin mengatakan, dari dipameri Sephia ini ia tahu bahwa rupanya selama ini, selama hampir setahun pernikahan mereka, Donwori selalu curi-curi waktu bertemu dengan slingkuhannya itu.

Bedebahnya, perselingkuhan itu dilakukan manakala Karin sedang pulang kampung.  "Pantesan, tak ajak moleh, onok ae alasane. Ngurus iki, ngurus iku. Owh…tibake ngurus mantan," tambahnya kesal.

Karin mengatakan, selama menikah dengan Donwori, ia memang kerap pulang. Ia mengaku tipikal anak yang tidak bisa lepas barang sebentar dengan orang tua. Maka, secara berkala, sebulan sekali, ia lewat jalur Pantura untuk berjumpa orang tua. Sialnya, rutinitas Karin ini dimanfaatkan suaminya untuk gendakan. 

Sialnya lagi, berarti, selama ini kalau dihitung-hitung, sudah lebih dari 10 kali Donwori ketemuan dengan mantannya. Karin sendiri ngeri membayangkan sudah ngapain saja mereka berdua. Itu kalau dihitung dari berapa kali ia pulang dalam setahun. Kalau rupanya pas di Surabaya, Donwori juga selingkuh colongan? Bisa tambah lagi. 

Karena tak terima diduakan, Karin meminta cerai. Namun sebelum itu, ia menanyai suaminya. Sebenarnya, kurang apa dia sampai Donwori masih cari selingkuhan lain. Lagi-lagi, ucapan Donwori masih menunjukkan kalau hati nuraninya masih jalan.

Pelan-pelan, ia menjelaskan kalau perselingkuhan ini bukan salah Karin. Tapi, murni salah Donwori, yang katanya masih bimbang. Sudah punya istri yang dicintai, tapi juga masih ada rasa dengan mantan. "Cek nyimute dadi lanangan. Terus, lek bimbang isok ngunu, digilir. 29 dino ambek aku, sedino gawe gendakan,"  pungkas Karin, super kesal. (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP