Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Risma Ajak Pemkot Rutin Kerja Bakti Antisipasi Genangan Air

24 Januari 2020, 16: 30: 13 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi kerja bakti

Ilustrasi kerja bakti (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mau kecolongan dalam mengantisipasi musim hujan kali ini. Dalam enam hari terakhir secara berturut-turut bersama jajarannya, Risma melakukan kerja bakti di sejumlah lokasi di Surabaya.

Seperti Kamis (23/1) lalu, Risma melakukan kerja bakti di sepanjang Jalan Pasar Kembang, Wonorejo dan Jalan Pandegiling. Sekitar pukul 10.15 Risma tiba di lokasi, Risma menyapu sampah-sampah yang ada di pinggir jalan.

Sesekali, ia memerintahkan untuk melakukan perantingan hingga mengeruk saluran. Beberapa alat berat pun berdatangan ke lokasi membersihkan saluran itu. Jajaran Pemkot Surabaya bahu-membahu melakukan kerja bakti di sepanjang jalan itu.

“Kita tidak bisa mengandalkan pompa air saja. Saluran-saluran itu juga harus diperhatikan. Saya juga lihat endapannya itu cukup tinggi, makanya saya minta untuk dikeruk,” ujar Risma usai kerja bakti.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini menjelaskan, saluran tengah yang ada di Tegalsari itu dibangun sekitar tahun 2016, setelah itu, belum dibersihkan lagi. Menurutnya, sedimentasinya mencapai hampir 80 persen dari saluran eksisting. “Padahal saluran eksisting sebetulnya sudah besar. Tapi karena sedimentasinya cukup tinggi dan ada masalah, maka kita bersihkan supaya tidak terjadi masalah,” jelasnya.

Meskipun Jalan Pasar Kembang termasuk jalan nasional, tapi dia tetap ingin membersihkannya. Pasalnya, jika terjadi genangan air saat turun hujan, maka akan berimbas pada warga Kota Surabaya.

“Tapi memang berat. Jalan Pasar Kembang itu kan jalan nasional, tapi kita tidak boleh bilang gitu. Kalau kebanjiran yang kena warga saya. Ternyata ini ada masalah dengan saluran yang terlalu kecil,” tegasnya.

Oleh karena itu, untuk menyelesaikan persoalan saluran kecil itu, Risma bakal memasang box culvert yang lumayan besar dari Jalan Pasar Kembang hingga pertigaan Jalan Pandegiling. “Itu mau kita ganti semua dengan box culvert karena sudah rusak semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rayon Genteng dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Agung Wibisono memastikan, dalam kerja bakti ini, pihaknya menurunkan empat alat berat dan 10 dump truck yang dimiliki oleh DPUBMP Kota Surabaya. Di samping itu, dinasnya juga akan mengerjakan saluran dari Jalan Pandegiling yang nantinya akan terhubung dengan saluran sekunder menuju Jalan Dinoyo.

“Kami juga menerjunkan 50 orang petugas. Kami akan melakukan pemasangan saluran yang terkoneksi dengan saluran sekunder yang ada di Dinoyo, sehingga diharapkan tidak ada genangan di kawasan ini,” pungkasnya. (mus/nur)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia