Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

11 Cabor di PON XX Terancam Dicoret, Jatim Siap Jadi Tuan Rumah

24 Januari 2020, 14: 23: 08 WIB | editor : Wijayanto

Ketua KONI Jatim M Nabil

Ketua KONI Jatim M Nabil (NET)

Share this      

SURABAYA - Sesuai rencana, PON XX/2020 yang diselenggaran di Papua setidaknya ada 11 cabang olahraga (cabor) yang dicoret oleh PB PON karena tuan rumah tidak siap dengan segala infrastruktur.

Sebelas cabor tersebut masih isu saja, tetapi jelas membuat khawatir provinsi-provinsi yang atletnya berhasil lolos ke PON. Tapi sekarang beredar kabar bahwa 11 cabor yang dirasionalisasi tetap akan dipertandingkan, namun bukan di Papua.

Provinsi Jawa Timur menyatakan siap untuk menggelar pertandingan untuk 11 cabor tersebut. Hanya saja, opsi Jatim sebagai tuan rumah masih belum pasti meski hal tersebut mengemuka saat rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo, Kemenpora, KONI Pusat, dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.

Yang jelas, Ketum KONI Jatim M Nabil mengaku pihaknya sudah siap untuk menggelar pertandingan untuk 11 cabor tersebut.

Proses agar Jatim menjadi tuan rumah pun masih panjang dan berliku. Salah satu caranya adalah dengan melakukan revisi PP Nomor 17 Tahun 2007 tentang tempat penyelenggaraan PON.

Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi mengaku sudah tahu mengenai kesiapan Jatim sebagai tuan rumah dari 11 cabor yang akan dipertandingkan di PON Papua. “Jatim memang menawarkan diri. Apalagi kan ada nomor-nomor potensial mereka seperti balap sepeda,” katanya.

Suwandi juga membenarkan bahwa saat ini masih dalam tahap yang cukup panjang agar Jatim menjadi tuan rumah. “PP sekarang masih dalam proses dan saya yakin bisa dipertandingkan di Jatim,” terangnya.

Kesiapan Jatim, menurut dia, sebagai langkah yang sangat positif. Sebab, selama ini 11 cabor tersebut seakan ada tarik ulur apakah dipertandingkan atau tidak.

“Semua cabor dan KONI sudah melakukan banyak hal mulai dari Pra-PON serta hasilnya juga sudah ada. Sudah lama kami mempertanyakan dasar pencoretan itu apa? Ada cabor Olimpiade juga yang dicoret? Tentu saja ini menjadi angin segar bagi atlet dan pengurus cabor,” katanya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia