Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Transaksi Sabu di Pinggir Sungai Tetap Diendus Polisi

24 Januari 2020, 07: 01: 36 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA: Asta Bagus Kurniawan

TERSANGKA: Asta Bagus Kurniawan (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Transaksi narkoba selalu dilakukan di tempat yang tersembunyi. Asta Bagus Kurniawan, 33, warga Jalan Teluk Aru Tengah, Pabean Cantikan, memilih bertransaksi sabu-sabu (SS) di pinggir sungai.

Namun, apes, dia tetap ditangkap polisi di kawasan Sidorame Baru III, Simokerto, Surabaya. Tersangka ditangkap seusai bertransaksi SS di pinggir sungai di Sidorame Baru II. Tersangka diringkus saat hendak pulang ke rumahnya, dari tangan tersangka ditemukan SS) seberat 0,35 gram.

Penangkapan tersebut bermula ketika polisi mendapat informasi jika ada transaksi sabu di wilayah Sidorame Baru. Mendapat informasi tersebut polisi melakukan penyelidikan ke lokasi. Hingga ditemukan ada seorang pria yang mencurigakan di pinggir sungai Jalan Sidorame Baru III. Polisi langsung saja menyergap tersangka.

"Kami curiga karena tersangka berada di lokasi tersebut tidak dengan siapapun," jelas Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus.

Polisi curiga saat melihat tangan kirinya. Tersangka seperti menggenggam sesuatu. Saat diminta untuk membuka tangannya, tersangka sempat menolak. Ternyata benar, tersangka membawa satu poket sabu tersebut.

Tersangka akhirnya mengaku usai bertransaksi dan hendak pulang membawa sabu tersebut. "Pengakuannya di lokasi tersebut usai bertransaksi dengan seseorang," ungkapnya.

Tersangka Asta Bagus sebelumnya memesan melalui ponsel kemudian bertemu di tempat yang ditunjuk. Ia tidak mengenal pengedar sabu dan biasa memanggilnya dengan sapaan Cak.

"Tersangka mengaku baru beberapa kali membeli. Satu poket sabu dibeli seharga Rp 200 ribu. Kami masih kembangkan lagi kasus ini," jelasnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia