Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Khawatir Pemdes Tak Terkontrol, Warga Protes Pelantikan BPD Molor

23 Januari 2020, 17: 37: 35 WIB | editor : Wijayanto

YANG LAIN SUDAH DILANTIK: Bupati Sambari saat melantik ratusan BPD di WEP Gresik, beberapa waktu lalu.

YANG LAIN SUDAH DILANTIK: Bupati Sambari saat melantik ratusan BPD di WEP Gresik, beberapa waktu lalu. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Warga Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan mempertanyakan lamanya proses pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) baru. Padahal, BPD lama sudah purna tugas sejak 5 bulan yang lalu. Mereka khawatir, kekosongan ini membuat pemerintahan desa tidak bisa berjalan maksimal dan tidak terkontrol.

Hal ini seperti yang disampaikan Ikhsan, salah satu warga setempat. Menurut dia, sejak 19 September lalu BPD lama purna tugas, namun hingga kali ini belum ada pelantikan BPD yang  bertugas mengawasi pemerintahan desa. "Waktu itu saya sempat tanya ke pak Lurah (Kades, red) dan Sekdes, tapi masih belum ada jawaban pastinya kira-kira kapan dilantik," ujarnya.

Pria yang menjabat Ketua RW 02 ini mengaku sering ditanya warganya terkait persoalan ini. “Sering sekali warga tanya. Mereka khawatir pemerintahan desa tidak berjalan,” ungkap dia.

Hal senada disampaikan Suyatman, anggota BPD terpilih. Ia mengaku sempat bertanya langsung kepada kades. Jawabannya masih tetap belum ada kepastian. "Katanya (kades) sudah kirim surat pengajuan kepada bupati dan kecamatan," imbuhnya.

Tetapi, baginya ada yang janggal. Karena hanya tersisa BPD Sumari yang belum diambil sumpah. "Janggalnya, kenapa tinggal (BPD) Sumari yang belum dilantik, desa lainnya sudah," tambahnya.

Dirinya berharap segera bisa dilantik sehingga memberikan jawaban setiap kali warga menanyakan permasalahan desa. “Kalau seperti ini saya merasa bingung. Banyak warga yang tanya, tapi tidak bisa menjawab karena belum dilantik,” ungkapnya. Peran BPD yang merupakan perwakilan masyarakat penting, yakni mengontrol semua program dan kebijakan pemerintahan desa (pemdes). "Kalau ada kegiatan di desa sementara ini kami tidak pernah dikoordinasi, karena BPD belum dilantik," pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Nurul Muchid mengatakan, saat ini hanya tinggal BPD Sumari dan sebagian PAW (Pergantian Antar Waktu) yang belum dilantik.

Penyebabnya, karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik, terkait penunjukkan pejabat yang akan diberi kewenangan untuk melakukan proses pengambilan sumpah. "Mudah-mudahan di bulan ini sudah bisa dilakukan karena suratnya diajukan ke pak bupati," jawabnya. (rof/han)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia