Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Akui Member Me Miles, Cucu Suharto Serahkan 2 Alphard

23 Januari 2020, 11: 02: 24 WIB | editor : Wijayanto

MEMBER: Ari Sigit, cucu Presiden RI Kedua, Soeharto usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Jatim

MEMBER: Ari Sigit, cucu Presiden RI Kedua, Soeharto usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Jatim (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Ari Haryo Wibowo Harjojudanto alias Ari Sigit, cucu mantan Presiden Soeharto, diperiksa selama enam jam oleh penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Ari juga menyerahkan dua unit mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan nopol B 2989 PKJ dan B 2787 PKJ.

 Dua mobil mewah itu merupakan reward investasi MeMiles yang diterima oleh istri, FFC, dan ibunya, IAR. Ari datang ke Mapolda Jatim didampingi kuasa hukumnya sekitar pukul 10.30. Saat tiba, Ari melewati akses khusus dan sempat mengecoh wartawan. Namun, saat keluar sekitar pukul 16.00, Ari akhirnya melewati lobi utama Ditreskrimsus dan sempat menemui awak media.

“Yang jelas, selaku warga negara yang baik saya memenuhi panggilan (penyidik). Saya memberikan kesaksian dan lawyer kami juga,” kata Ari.

BARANG BUKTI: Mobil Toyota Alphard hadiah dari MeMiles yang disita polisi.

BARANG BUKTI: Mobil Toyota Alphard hadiah dari MeMiles yang disita polisi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu mengaku pihak keluarga ingin kasus investasi MeMiles yang menyeret nama keluarga besar Cendana cepat selesai. Dia juga mengaku sebagai member perusahaan investasi yang beromset ratusan miliar itu. “Iya (sebagai member). Sudah dua mobil (diserahkan). Ya punya keluargalah,” sambungnya. Dia mengaku dua unit mobil mewah itu diterima dari investasi MeMiles yang dijalankan PT Kam and Kam.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, AHS diperiksa selama enam jam. Saat menjalani pemeriksaan, AHS juga kooperatif. “Ada 39 pertanyaan terhadap AHS. Kemudian dia sudah menyerahkan dua mobil Alphard yang diterima istri dan ibunya,” katanya. 

Wisnu menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, AHS merupakan member dan sudah top up beberapa kali. Namun, AHS belum menerima reward dalam bentuk barang. AHS sudah bergabung dengan investasi bodong itu selama dua bulan. Mulai November hingga Desember 2019.

“Statusnya saksi, kemudian diterangkan lalu kami bandingkan sistem yang ada yang bersangkutan ternyata top up,” paparnya. Namun, entah top up berapa, Wisnu belum membeberkan secara detail. Dia hanya memastikan, AHS merupakan member namun belum menerima reward dari MeMiles.

“Reward belum diterima. Kemudian nantinya akan hadir kembali pihak keluarga (AHS) sesuai jadwal yang sudah ditentukan karena mengingat kondisi kurang sehat,” sambungnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jabar ini menerangkan, meski belum menerima reward ada indikasi aliran dana yang diterima AHS melalui rekening pribadinya dari pihak PT Kam and Kam.

“Iya. Ini masih penyidikan, kami akan analisa,” tandasnya. 

 (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia