Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Otopsi Jenazah, Makam Faris Terduga Korban Pengeroyokan Dibongkar

Amankan Terduga Pelaku, Polisi Periksa 6 Saks

22 Januari 2020, 17: 39: 00 WIB | editor : Wijayanto

CARI BUKTI: Proses otopsi jenazah Faris di makam Dusun Sigit, Desa Kedung Kembar, Prambon, Rabu (22/1).

CARI BUKTI: Proses otopsi jenazah Faris di makam Dusun Sigit, Desa Kedung Kembar, Prambon, Rabu (22/1). (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Tadarus Faris Lukman Hakim, 23, warga Dusun Sigit RT 03/RW 03, Kecamatan Prambon, masih berlanjut. Tim Inafis Polresta Sidoarjo dan Forensik RSUD Sidoarjo membongkar makam almarhum untuk dilakukan otopsi, Rabu (22/1).

Dari pantauan Radar Sidoarjo, tim gabungan itu tiba di makam Dusun Sigit, Desa Kedung Kembar, Prambon, sekitar pukul 08.00. Nampak sebuah tenda sudah terpasang di samping makam korban. Polisi juga memasang garis polisi untuk mencegah warga masuk.

Tak lama kemudian, makam almarhum langsung dibongkar. Sejumlah sampel diambil dari jasad almarhum guna kepentingan otopsi. "Otopsi dilakukan sesuai permintaan pihak keluarga," terang Kapolsek Prambon, AKP Sumarsono.

Proses otopsi itu juga menyita perhatian warga sekitar. Nampak ratusan warga memadati area makam. "Penasaran, karena baru pertama lihat ada makam dibongkar," ucap Mirah, warga sekitar.

Sumarsono juga menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan serangkaian penyelidikan pasca mendapat laporan dari keluarga korban tentang kecurigaan korban yang tewas tidak wajar. Polisi setidaknya sudah memeriksa enam orang saksi.

Sementara itu, Susi Herawati, 54, ibunda almarhum membenarkan jika pembongkaran makam putranya atas persetujuan pihak keluarga. “Kami ingin kasusnya segera tuntas,” katanya.

Susi juga masih tidak menyangka bakal kehilangan anaknya yang masih bujang itu. Menurut dia, almarhum Faris setiap harinya bekerja di salah satu pabrik kertas. Ia juga biasa ngumpul dengan temannya di warkop dan pulang malam. “Ia (korban Faris, Red) sempat minta maaf kepada orang tua, sebelum kejang di rumah sakit,” sebut Susi.

Ibu almarhum juga menceritakan jika salah satu terduga pelaku yakni D (inisial) sudah dijemput polisi dalam perkara itu untuk diperiksa. Ia hanya berharap ada kejelasan dalam perkara yang menewaskan anaknya tersebut.

Namun menanggapi penangkapan terduga pelaku ini, Kapolsek Prambon AKP Sumarsono memilih untuk tidak banyak berkomentar. “Untuk penanganan kasus ada di Satreskrim Polresta Sidoarjo,” kelit Sumarsono. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia