Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

MT Express 88 Diduga Cemari Laut Bawean dengan Tumpahan Minyak

22 Januari 2020, 12: 38: 47 WIB | editor : Wijayanto

RUSAK EKOSISTEM: Bekas minyak terlihat mengapung di Pantai Labuhan, Tambak, Bawean.

RUSAK EKOSISTEM: Bekas minyak terlihat mengapung di Pantai Labuhan, Tambak, Bawean. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

BAWEAN - Kapal MT Express 88 harus berhenti perjalanannya di Lautan Bawean saat berada pada Pantai Labuhan Tambak Bawean. Kapal yang mengangkut minyak tersebut diduga menjadi biang pencemaran di Laut Bawean. 

Tokoh pemuda Bawean Guntur menjelaskan, kapal tersebut sudah ada di Perairan Bawean sejak 5 Januari 2020 datang dari Jakarta ke Surabaya. Namun karena gelombang, kapal akhirnya terhenti di perairan Bawean yang mencemari lautan Bawean. Dari pantauannya, sekitar 10 kru kapal terdampar di Pulau Bawean. "Ini sangat jelas mencemari lautan keasrian pulau Bawean. Nelayan merugi karena air laut tercemari" katanya.

Tidak hanya kerugian secara material, terumbu karang  juga rusak karena tumpahan minyak tersebut.  Dalam upaya mengantisipasi kerusakan alam di Bawean pihaknya, berupaya untuk meminimalisir dengan koordinasi bersama pemerintah daerah.

“Kami berusaha untuk menjaga alam supaya tidak terjadi kerusakan ekosistem terumbu karang. Jika itu terjadi, biota laut rusak dan akan merugikan masyarakat Bawean," pungkas pemuda asal Sukaoneng tersebut. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia