Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Jumlah Napi Masih Membeludak, Kalapas Sidoarjo Kelas II A Dimutasi

21 Januari 2020, 19: 02: 06 WIB | editor : Agung Nugroho

BANYAK PR: Teguh Pamuji (kanan) menjabat Kalapas Sidoarjo kelas II A menggantikan Muhammad Susanni.

BANYAK PR: Teguh Pamuji (kanan) menjabat Kalapas Sidoarjo kelas II A menggantikan Muhammad Susanni. (IST)

Share this      

SIDOARJO-Mantan Kepala Rutan Medaeng Teguh Pamuji dimutasi menjabat sebagai Kalapas Sidoarjo kelas II A. Posisinya menggantikan Muhammad Susanni yang dipindah tugaskan untuk menjabat di Kalapas Mataram, Lombok.

Teguh Pamuji menjelaskan, untuk meneruskan perjuangan kalapas sebelumnya, dia berupaya untuk tetap meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penugasannya berdasarkan putusan dari Menkumham. "Meski sebelumnya juga memegang tanggung jawab yang sama, tapi masih perlu adaptasi dan bimbingan,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (21/1).

Selain upaya menciptakan zona integritas WBK, pihaknya juga mendapatkan laporan terkait kapasitas lapas yang membeludak. Rencana itu menjadi bagian dalam pekerjaan rumahnya saat menjabat. Untuk saat ini Teguh masih menunggu upaya dari pemerintah pusat. “Sebab banyak lapas yang lebih diprioritaskan,” bebernya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas di lapas penting dilakukan. Sebab dengan luas kurang dari satu hektare ini Lapas Sidoarjo dihuni 1.212 narapidana. Jumlah tersebut melebihi batas yang seharusnya hanya dihuni oleh 374 narapidana. “Memang idealnya lima hektare. Ukuran saat ini teralu sempit untuk kebutuhan sebagai kota besar,” terangnya.

Upaya yang lain berkordinasi dengan pemda untuk memberikan lahan atau bangunan. Sebab pada Rutan Medaeng saat ini juga dihuni sekitar 3.100 narapidana. Pihaknya akan terus mendorong agar dapat mewujudkan lapas baru sehingga tidak terjadi over capacity. “Jika ada bangunan baru dapat dilakukan pembagian klasifikasi sesuai jenis narapidana,” pungkasnya. (hil/vga)

(sb/jpg/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia