Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Diduga Tewas Dikeroyok, Keluarga Korban Lapor Polisi

21 Januari 2020, 17: 03: 03 WIB | editor : Agung Nugroho

SEMASA HIDUP: Tadarus Faris Lukman Hakim

SEMASA HIDUP: Tadarus Faris Lukman Hakim (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Tadarus Faris Lukman Hakim, 23, warga Dusun Sigit RT 03/RW 03,  Desa Kedung Kembar, Prambon tewas dan dimakamkan pada Selasa (14/1) lalu. Beberapa hari kemudian, pihak keluarga melapor ke polisi lantaran melihat ada kejanggalan dalam kematian korban. Faris diduga tewas karena menjadi korban pengeroyokan.

Susi Herawati, 54, menceritakan, peristiwa itu bermula pada Minggu (12/1) lalu. Pada hari itu, Susi dan suaminya mendapati anaknya diantarkan pulang ke rumah dalam kondisi terluka. “Diantarkan teman, matanya (korban, Red) lebam seperti kena pukulan,” terang Susi, Senin (20/1).

Khawatir dengan keadaan anaknya, Minggu (12/1) malam korban kemudian dibawa berobat ke perawat desa. Senin (13/1) pagi, kondisi korban juga tidak kunjung membaik. Korban kemudian kembali dibawa ke perawat desa. Dari tempat perawat, korban pulang dengan membawa obat jalan. “Bisa diajak bicara, tapi terus mengeluh kepalanya sakit,” imbuh Susi.

Namun kondisi korban juga tak kunjung membaik. Selasa (14/1) siang, korban dibawa ke Klinik Pratama, Prambon. Melihat kondisi korban yang semakin parah, pria 23 tahun itu kemudian dirujuk ke RS Mitra Sehat. Sekitar pukul 17.00, korban dinyatakan meninggal dunia. “Kata dokter mengalami gegar otak, dan telat mendapat perawatan,” terangnya.

Kemudian, hari Sabtu (18/1) keluarga korban mendatangi Polsek Prambon. Dia melaporkan peristiwa itu karena ada kejanggalan dalam kematian korban. Luka yang diderita korban diduga karena pengeroyokan.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa pengeroyokan itu terjadi tak jauh dari rumah korban. Tepatnya di sekitar salah satu warkop tempat biasa korban nongkrong. Warga sekitar warkop juga sempat melihat adanya keributan pada Minggu (12/1) dini hari.

Kapolsek Prambon AKP Sumarsono mengaku juga sudah menerima laporan tentang peristiwa dugaan pengeroyokan itu. “Kasusnya ditangani polsek dan bacup dari unit reskrim Polresta Sidoarjo,” terannya.

Kini para pelaku pengeroyokan juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi juga masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Dari keterang korban dan saksi yang ada akan dikumpulkan guna melacak para pelaku. “Masih lidik,” singkat Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo. (son/nis)

(sb/son/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia