Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dispendukcapil Usulkan 85 Ribu Blangko ke Kemendagri

20 Januari 2020, 16: 31: 31 WIB | editor : Agung Nugroho

INSTAN: Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma saat menverifikasi TTE untuk KK.

INSTAN: Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma saat menverifikasi TTE untuk KK. (LUKMAN AL FARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) akan segera mengusulkan jumlah kebutuhan blangko e-KTP ke kementerian dalam negeri (Kemendagri). Hal itu setelah pihaknya mendapatkan pemberitahuan ketersediaan balngko e-KTP dari koordinator wilayah Jawa Timur (Jatim).

Plt Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, ketersediaan blangko e-KTP itu sesuai janji pemerintah pusat. Dimana, kemendagri menjanjikan ketersediaan 16 juta keping balngko e-KTP di awal tahun ini. Rencananya, hari ini Dispendukcapil akan pergi ke Jakarta menuju gedung Kemendagri.

“Mungkin Senin (hari ini, Red) kita akan ke Jakarta,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Reddy mengatakan, jumlah surat keterangan (suket) per 15 Januari lalu, mencapai 85.300 suket. Bahkan jika ditotal hingga saat ini, pihaknya memperkirakan dapat mencapai 86 ribu lebih. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari kelangkaan blangko e-KTP sejak Mei lalu.

Menurutnya, kelangkaan balngko e-KTP memang terjadi setelah penyelenggaraan pileg dan pilpres April lalu. Reddy menjelaskan, kebutuhan blangko e-KTP yang harus terpenuhi di Sidoarjo sejumlah angka tersebut. Kendati usulan disesuai dengan kebutuhan, namun penerimaan balngko tidak bisa satu kali.

“Karena di sana ada disposisi, nanti berapa jumlah yang diberikan dari yang diusulkan,” ujarnya.

Sebab, menurut Reddy Kemendagri memang akan memberikan jumlah blangko e-KTP secara bertahap. Sehingga jika jumlah blangko di Dispendukcapil Sidoarjo belum habis, maka permintaan blangko di tahap selanjutnya tidak akan diterima. Paling tidak, dalam sehari pihaknya harus menghabiskan 500 blangko.

“Makanya kita harus cepat habiskan, kalau tidak enggak bisa minta sisianya,” paparnya. (far/nis) 

(sb/far/Nug/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia