Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

PWI Jatim Beri Penghargaan dan Tali Asih ke Wartawan Senior Sambut HPN

20 Januari 2020, 05: 27: 46 WIB | editor : Wijayanto

APREASIASI: Ketum PWI Jatim Ainur Rohim menyampaikan penghargaan dan tali asih kepada wartawan senior Haji Efendi didampingi para pengurus PWI

APREASIASI: Ketum PWI Jatim Ainur Rohim menyampaikan penghargaan dan tali asih kepada wartawan senior Haji Efendi didampingi para pengurus PWI (ISTIMEWA)

Share this      

JEMBER - Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2020, PWI Jawa Timur menjaga silaturahmi dengan mengunjungi dan memberikan piagam penghargaan serta tali asih kepada wartawan senior Haji Efendi dan Imam Soebagio di Jember.

Piagam penghargaan  dan tali asih diserahkan langsung Ketua PWI Jatim Drs Ainur Rohim, M.IP, kepada Efendi di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Sabtu (18/1) malam. Sedangkan penghargaan untuk Imam Soebagio diberikan pada Minggu (19/1).

Dalam acara tersebut, Ketua PWI Jatim didampingi Machmud Suhermono (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Luthfil Hakim (Wakil Ketua Bidang Kerjasama), Teguh Lulus Rachmadi (Ketua HPN Jatim 2020), Ketua PWI Jember Sigit Edi Maryanto dan Sekretaris Salim Umar.

SAMBUT HPN: Ketua PWI Jatim Ainur Rohim menyampaikan penghargaan kepada wartawan senior Imam Soebagio.

SAMBUT HPN: Ketua PWI Jatim Ainur Rohim menyampaikan penghargaan kepada wartawan senior Imam Soebagio. (ISTIMEWA)

Efendi yang saat ini berusia 84 tahun itu pernah menjadi wartawan Harian Abadi. Ia menceritakan, meskipun saat itu hanya lulusan Sekolah Rakyat (SR) tetapi memberanikan diri melamar menjadi pewarta di suratkabar itu.

Ketika ia  ditugasi mencari berita di lapangan, Efendi bersama, Harmoko, yang kemudian diangkat menjadi Menteri  pada masa  pemerintahan orde baru. "Pak Harmoko itu hebat. Saya baru dapat empat berita, beliau sudah sepuluh,” katanya sambil tertawa mengenang.

Efendi juga memiliki minat di bidang seni. Ia menciptakan lagu berbahasa Madura berjudul Gelang Sokoh dan mencantumkan nama samaran Adira yang merupakan akronim dari Ahmad Efendi Madura. Terakhir ia bekerja di Surabaya Post.

Piagam penghargaan dan tali asih lainnya diberikan kepada Imam Subagio di kediamannya, Jalan Semeru, Kecamatan Sumbersari, Minggu (19/1). 

Pak Bagio, panggilan akrabnya,  lahir di Bondowoso, 12 Februari 1945. Ketika masih duduk di SMP sudah menulis. Di antaranya di Panjebar Semangat, walaupun hanya di rubrik Opo Tumon. Memulai karir wartawan di Sket Masa asuhan Amak Syarifudin setelah lulus Kursus Tertulis Wartawan Usaha Modern. 

Ia tercatat sebagai  jurnalis dari  di Harian Suara Indonesia, Mingguan El Bahar (Jakarta), La Patria (Surabaya), Sinar Kota (Surabaya), Harian Merdeka (Jakarta). Kemudian terakhir bergabung dengan Majalah Berita Mingguan Tempo di bawah asuhan Goenawan Mohamad.

Pengalaman jurnalistik inilah yang memperkaya batin, pengalaman, pengetahuan dan banyak sahabat. Bahkan mampu memberikan fondasi Humas Universitas Jember sebagai tempat mengabdi sebagai PNS sampai akhir masa pengabdian.

Ainur Rohim mengatakan, pemberian tali asih ini adalah bagian dari peringatan Hari Pers Nasional 2020 dan HUT ke 74 PWI Tingkat Jawa Timur. 

“Kita tidak boleh melupakan jasa-jasa mereka terhadap kebebasan pers di Indonesia,” katanya. (mus)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia