Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Nekat Curi Uang Nafkah Istri untuk Beli Rokok

18 Januari 2020, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Tidak menafkahi saja sudah tak termaafkan, apalagi sampai mencuri uang istri demi kesenangan sendiri. Kebacut bin kebangetan.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Ya sama persis seperti kelakuannya Donwori, 26, ini. Punya istri dan anak bayi, kelakuannya kaya tuyul. Suka mencuri uang istri sendiri. 

Mari kita labeli Donwori suami yang tidak bertanggung jawab. Ya gimana ya, bukannya giat bekerja demi keluarga, Donwori banyak nganggurnya. Jika dibandingkan, tujuh hari seminggu, dia lebih sering ke warungnya ketimbang kerja. 

Karena malas dan terdesak kebutuhan, akhirnya si istri, Karin, 22, lah yang bekerja. Selain ke pabrik, Karin juga nyambi macam-macam. Yang penting anak bisa minum susu terus.

Tapi bantuan Karin malah membuat Donwori makin tak tahu diri. Karena mungkin merasa Karin bisa menghidupi dirinya sendiri, ia makin malas memberikan uang. Bahkan, sering Donwori mengambili uang yang disimpan Karin. Kalau tidak untuk ngopi, ya beli rokok.

"Kan uang selalu saya simpan di almari. Mas Wori ya tahu. Terus hari demi hari itu kurang gitu. Kalau gak ilang dua puluh, kadang lima puluh," ujar Karin suatu ketika di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Sadar kalau pelakunya Donwori, Karin lalu memindahkan uang ke tempat lain. Ada saja idenya. Toples beras dan bawah TV pun ia jajaki. Ajaibnya Donwori nemu saja. "Curiga pas aku kerja dia geledah semua seisi rumah," lanjut Karin. 

Karin sendiri saking kesal juga sempat mengutarakan keberatannya pada tindakan pencurian yang dilakukan suaminya. Namun dasar Donwori, dimarahi ia tidak terima. Dan malah marah balik. Bahkan sampai KDRT. Hasilnya, Karin harus rela tubuhnya biru-biru gara-gara kena pukul. 

Karena sering diambili ini, Karin kerap mengutang ke orang tua. Namun namanya orang tua, tidak tega melihat nasib anak. Orang tua pun sering menjatah Karin. Jadi kasarannya, sebenarnya selama ini hidup pasutri ini masih disokong orang tua. 

Bertahun-tahun Karin menahan sikap Donwori. Hingga akhirnya ia tak tahan lagi. Donwori makin malas bekerja. Rutinitasnya bertambah. Dari yang dulunya kerja kadang-kadang dan marung (ke warung, Red), kini tambah nonton TV sepanjang hari dan ML alias main Mobile Legend tak kenal waktu. 

Puncaknya, satu bulan lalu. Uang Rp 1 juta Karin yang ia simpan ilang lagi. Bukan separuhnya, tapi seluruhnya. Usut punya usut, rupanya Donwori gunakan untuk rokok dan pulsa. Sisanya, touring sehari tanpa istri. Karin yang kala itu sangat kesal lalu meledak. 

Ia marahi Donwori. Namun jawaban Donwori makin mangkelno ati. "Katanya, kalau uang habis minta sana lagi sama orang tua. Gitu aja kok susah. Waktu itu saya langsung nyebut, ngelus dada. Ini sebenarnya saya punya suami gunanya apa ya," lanjutnya. 

Sejak saat itulah, Karin mulai tersadar untuk move on dari toxic relationship itu. Ia pun makin mantab karena ada pria yang sudah menawar cintanya bahkan sebelum Karin available kembali. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia