Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Hari Keempat Pencarian Jasad Bunuh Diri

Mayat Thoifi Belum Ditemukan, Tim Susuri Pusaran Besar Bengawan Solo

16 Januari 2020, 16: 24: 48 WIB | editor : Wijayanto

SUSURI SUNGAI: Anggota tim gabungan BPBD, Polair, TNI dan Basarbas melakukan penyisiran pencarian korban hingga ke muara sungai.

SUSURI SUNGAI: Anggota tim gabungan BPBD, Polair, TNI dan Basarbas melakukan penyisiran pencarian korban hingga ke muara sungai. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Hari ke empat penyisiran pencarian korban di Sungai Bengawan Solo belum bisa menemukan Jasad Muhammad Fuad Thoifi Ihsan yang diduga melakukan bunuh diri di Jembatan Sembayat pada Minggu (12/1) lalu. Padahal, tim gabungan telah menyisir hingga ke muara Sungai Bengawan Solo dan di tempat titik korban melompat ke dalam air.

Petugas gabungan lintas sektor yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Satpolairud, Basarnas, MDMC yang dibantu komunitas nelayan sudah bekerja keras di hari keempat. Bahkan, pencarian kali dilakukan di muara sungai.

Kepala BPBD Tarso Sagito mengungkapkan jika kendala pencarian hari ini terjadi pada arus yang cukup deras. Bahkan, tim sempat melakukan upaya manuver di area TKM dan titik pusaran. "Hasilnya masih nihil. Korban belum ditemukan. Kami sudah bekerja keras, namun kendala arus sangat deras. Bahkan, tiga tim fokus di titik pusaran besar sampai ke dekat muara sungai," katanya.

Dikatakan, untuk penyisiran kali ini pihaknya membagi menjadi empat tim, dari yang sebelumnya tiga. Sampai akhirnya, pencarian dihentikan sementara sore (15/1). Kemudian, dilakukan kembali pagi ini pukul 08.00 WIB serta akan difokuskan pada area pusaran besar serta penyisiran darat masyarakat sekitar dan relawan.

"Posko Ops SAR ditempatkan di Pelabuhan Tambangan Dusun Ngaren, Desa Sungonlegowo. Kami juga dibantu masyarakat setempat dan relawan yang melakukan pengamatan dari tepi sungai," ujarnya. Sementara Kasatpolair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan, korban belum ditemukan, padahal pencarian sudah 2 KM menuju muara. (yud/han)

“Belum ketemu kita masih melakukan mobaile pencarian hingga menjelang magrib pukul 17.30 Wib . Kami bersama BPBD, TNI dan Basarnas di perluas 2KM kembali hingga ke muara masih belum ada tanda - tanda barang yang dipakai korban seperti sarung maupun baju dari korban,” pungkasnya.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia