Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Nekat Obral Cinta setelah Diselingkuhi Suami

14 Januari 2020, 04: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Jika ada pepatah hutang nyawa dibayar nyawa, Karin, 44, punya frasa pelengkap yang lebih manusiawi. Selingkuh dibayar selingkuh. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin sedang mengurus gugatan cerainya manakala menceritakan kisah cintanya. Yang bisa dibilang, cukup berani. Tentang perselingkuhan yang dibalas dengan perselingkuhan. Yang dibumbui dengan kesan jablay di dalamnya. Hmm…, kok bisa? 

Ceritanya, Karin sudah tujuh-delapan tahun menikah dengan Donwori, 36. Usianya dengan suami memang terpaut cukup jauh. Namun Karin mengatakan, sejak awal, tidak ada masalah tentang itu. Keduanya sama-sama dimabuk cinta. Eh, sebentar, Karin meralat. Ia sih cinta, tapi tetap lebih bucinan suaminya. 

Namun, hubungan keduanya renggang manakala Donwori dipindahtugaskan ke kota lain. Tak dipungkiri, jarak laut yang memisahkan membuat  hubungan pernikahan yang dulu manis, jadi hambar. Entah sayang uang atau apa, Donwori jarang pulang. Bahkan, semakin hari ia kian jarang berkabar. Yang Karin sendiri heran, ia juga tidak  berusaha untuk mencari.

"Aneh ya, saya ini ya tidak khawatir, tidak curiga. Padahal kalau orang-orang di sekitar sudah pada menuduh Donwori aneh-aneh," cerita  Karin di  salah satu bangku ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, sepekan lalu. 

Bulan demi bulan tak memberi Kabar, Donwori tiba-tiba muncul ke rumah Karin. Tapi ia tak  sendiri. Ia bahkan bawa rombongan  keluarga, juga segerombolan orang asing yang belum pernah Karin kenal. Belakangan, ia baru tahu bahwa rombongan asing itu adalah istri siri yang dinikahi Donwori di perantauan, beserta kedua orang tuanya. 

Motif mereka jelas. Meminta Karin agar mau merelakan Donwori. Lagi-lagi, Karin dibuat aneh dengan dirinya sendiri. Umumnya, seorang istri akan sedih  kalau dikhianati habis-habisan seperti itu. Sampai sudah nikah siri, lho. Tapi, dia woles pol. Tak ada amarah, apalagi tangis kecewa. Ia langsung merelakan suaminya menikahi selingkuhannya.

Ia sendiri bahkan masih membantu Donwori mengemasi pakaiannya. "Lah Donwori malah nangis-nangis, nyembah njaluk sepuro. Katanya gak enak sama saya, tapi gak tahan sendiri di rantau. Lho aku lo biasa," jelas Karin, enteng, seenteng kapas. 

Sikap biasa Karin, ia menduga datang karena sejak awal dia tidak begitu menyukai Donwori. Pernikahannya terjadi karena ia kasihan dengan Donwori yang getol pendekatan. Karena kala itu Karin juga sudah janda, jadi daripada sendiri jadi omongan orang, akhirnya ia mau itu. 

Nah,setelah diselingkuhi dan ditinggal, boleh dibilang Karin menebar jala lagi. Betapa tidak, ia yang mengaku menjaga diri dari laki-laki gara-gara suaminya, mulai terbuka dengan pria. Bahkan katanya, setelah kabar perceraiannya terdengar, sudah lima pria yang mengantre untuknya.

"Selama menikah pun, saya ini banyak fansnya. Gini-gini di Facebook banyak yang minta kenalan. Belum lagi teman-teman lama saya. Tapi karena dulu masih milik orang, ya  saya menjaga," katanya bangga. 

Karin sendiri mengaku, saat ini masih melakukan sayembara. Ia biarkan pria-pria ini berkompetisi merebut cintanya. Mana yang kelihatan paling serius dan mapanlah yang nantinya akan jadi pilihan. Urusan wajah, nomor sekian katanya. "Dari lima orang itu, sudah tiga yang nembung ngajak kawin. Tapi sek lah. Tak lihat usaha mereka  dulu," akunya, pede. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia