Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Taman Hiburan Pantai Kenjeran Larang Wisatawan Naik Perahu

12 Januari 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

DILARANG ANGKUT PENUMPANG: Disbudpar melarang perahu wisata untuk mengangkut penumpang, karena angin kencang di kawasan pantai Kenjeran beberapa hari

DILARANG ANGKUT PENUMPANG: Disbudpar melarang perahu wisata untuk mengangkut penumpang, karena angin kencang di kawasan pantai Kenjeran beberapa hari ini. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

surabaya-Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran kini memberlakukan larangan kepada para penyedia jasa perahu untuk mengangkut wisatawan di THP Kenjeran. Pasalnya, saat ini angin yang berhembus di Surabaya sangat kencang.

Kepala UPTD THP Kenjeran Wisata Air Kalimas dan Wisata Religi Ampel, Saidatul Mahruna mengatakan, pihaknya telah melakukan imbauan kepada penyedia jasa untuk tidak melakukan aktivitas melaut, imbauan tersebut sejak Senin (6/1). “Kami sudah melakukan pengamatan untuk para wisatawan untuk tidak berwisata dengan menggunakan perahu, dan juga sudah kami lakukan imbauan kepada para paguyuban jasa perahu sejak Senin (6/1) kemarin,” katanya kepada Radar Surabaya, Sabtu (11/1).

Namun, lanjut Saida, pihaknya belum secara resmi memberikan pengarahan kepada penyedia jasa perahu tersebut. “Ya kami masih melakukan imbauan, tapi secara dari dinas (Disbudpar, Red) rencana mau dijadwalkan untuk memberikan arahan langsung kepada paguyuban jasa perahu, sesuai dengan arahan Ibu Wali Kota (Tri Rismaharini, Red),” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menyebar petugas THP Kenjeran di area wisata pantai tersebut, untuk mengimbau para pengunjung saat cuaca mulai hujan dan disertai dengan angin kencang. “Petugas kami keliling di area pantai, dan juga memasang pengeras suara apabila cuaca tidak bersahabat. Selain itu kami juga melakukan sosialisasi kepada pengunjung,” terangnya.

Namun, cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir di Surabaya tidak menyurutkan niat wisatawan untuk berkunjung, apalagi saat akhir pekan. “Untuk wisatawan tidak ada pengaruh tetap banyak, namun kami juga pantau untuk pengunjung,” tuturnya.

Untuk memantau pergerakan cuaca di Surabaya, pihaknya juga diberikan jadwal prakiraan cuaca dari BMKG. “Ada jadwal update yang diberikan BMKG kepada kami, jadi kami juga pantau cuaca juga, sehingga sewaktu-waktu cuaca tidak mendungkung, kami langsung informasikan kepada wisatawan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti menuturkan, pihaknya sudah mengimbau kepada penyedia jasa perahu untuk sementara ini tidak boleh mengangkut wisatawan di THP Kenjeran. “Seminggu yang lalu sudah kami imbau melalui Kepala UPTD THP Kenjeran untuk meniadakan dulu wisata perahu di Kenjeran hingga penyedia perahu wisata di Taman Suroboyo, sampai cuaca benar-benar membaik,” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia