Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Henna Art Varian Putih dengan Motif Floral Kini Jadi Favorit

11 Januari 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

CANTIK: Dinda Sandra Aprilia (kanan) menunjukkan kreasi hena yang dilukis oleh Dian Pertiwi pada tangannya.

CANTIK: Dinda Sandra Aprilia (kanan) menunjukkan kreasi hena yang dilukis oleh Dian Pertiwi pada tangannya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA-Perempuan dapat mempercantik penampilannya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Seperti hanyalnya area tangan yang biasa dipercantik dengan pewarnaan kuteks atau nail art, kaum hawa juga bisa mempercantik bagian tangan atau kakinya dengan henna art.

Dengan desain yang beragam, henna art bisa diaplikasikan pada bagian tubuh mana saja yang ingin terlihat menarik perhatian. Namun demikian, seiring perkembangan zaman, inspirasi desain dan varian henna juga semakin bertambah banyak. Jika biasanya henna berwarna merah, oranye atau hitam, kini henna super cantik berwarna putih makin banyak digemari. Khususnya oleh pengantin perempuan. Pasalnya, meski berwarna putih, henna ini mampu memberi kesan yang mengagumkan.

Menurut henna artist Yasmine, henna putih lebih universal. Tidak hanya digunakan untuk pengantin tradisional saja, tetapi juga pengantin internasional. Walaupun tidak seawet dan tahan lama seperti henna berwarna gelap, desain henna berwarna putih ini banyak digandrungi. Selain itu, henna putih memiliki bahan dasar sama dengan body painting. "Selain aman digunakan, henna ini juga tidak meresap ke dalam kulit. Waterprof juga, jadi sangat praktis," terangnya di sela-sela Henna Competition di Royal Plaza Surabaya, Jumat (10/1). 

Yasmine menambahkan, secara teknis, henna putih memang lebih mudah diaplikasikan. Sedangkan jika ingin dihapus juga lebih mudah hilang. "Bisa langsung diklentek atau menggunakan makeup remover," ujarnya. 

Namun demikian, henna putih tetap memiliki tahap kesulitan, yakni pada saat aplikasi desain flat dan penempelan lem untuk aksesoris seperti permata. Oleh sebab itu, lanjut Yasmine, semua henna art biasanya memiliki ciri khas masing-masing. 

Seperti halnya henna artist asal Probolinggo, Dian Pertiwi Ayu Wulandari. Dian panggilan akrabnya, biasanya membuat henna art dengan desain berbentuk bunga yang sederhana namun terlihat keren. Dian menambah aplikasi kuteks dan sedikit sentuhan nail art. Henna art karya Dian dapat dikenali dengan adanya motif gulf di dalamnya. "Motif ini juga menjadi favorit calon pengantin. Kalau yang sekarang ini motif floral yang dikombinasikan dengan gulf. Motifnya halus, kecil-kecil ada bunga dan dedauan. Ada motif kotak-kotak juga," urainya. 

Dian biasanya membutuhkan waktu selama dua jam untuk pengerjaan sepasang tangan. (cin/nur)

(sb/cin/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia