Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Menikah karena Harta, Cerai Pun gara-gara Harta

31 Desember 2019, 03: 20: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Kata salah seorang pengacara spesialis perceraian, cerita Karin, 35, dan Donwori, 58, tak menarik diceritakan. Wes umum. Uwaaaakeh pasangan beda usia yang menikah karena harta. Hemmmm, padahal penulis pikir hanya terjadi di sinetron saja yang seperti itu. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Cerita ini disampaikan oleh anak Donwori, sebut saja namanya Mira. yang sejak awal tidak sreg dengan pernikahan bapaknya. "Sek enom, ayu, sing nguber yo akeh. Lapo ngrabi ayahku lek gak golek duwite," keluhnya di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, pekan lalu.

Kedatangan Mira untuk menguruskan cerai bapak dan ibu tirinya. Sementara si ibu tirinya sudah kabur dengan pria lain. Donwori berdiri ngangkat badan pun sudah tak bisa akibat stroke yang ia derita setengah tahun lalu. 

Mira mengisahkan, ayahnya menikahi Karin tiga tahun terakhir. Jalan pernikahannya penuh drama. Karena ditentang oleh anak-anaknya. Maklum, siapa yang tak curiga dengan janda muda yang mau diperistri pria tua. Mira dan saudara-saudaranya bahkan membuat petisi, kalau Donwori menikahi Karin, maka mereka sepakat tak akan mau mengurusnya saat tua nanti. Biar diurus istri barunya saja. 

Namun dasar Donwori keras kepala. Omongan anak-anaknya hanyalah ia anggap angin lalu. Tak mengindahkan ancaman dari anak, ia tetap menikah. Ia bahkan balik mengancam tak akan memberikan warisan ke anak-anak kalau sampai jahat dengan Karin. 

Seperti umumnya manten anyar, Karin dan Donwori hidup mesra. Kelewat mesra malahan. Donwori ke mana-mana nempel dengan Karin. Ke kamar mandi pun kalau bisa Karin ikut. Mereka juga tak segan  pamer kemesraan di depan anak-anak Donwori. Makan minta disuapi, tidur minta barengan terus. Adegan setiap hari yang membuat Mira begidik melihatnya. 

Mira yakin, di situasi itu, hanya ayahnya yang bucin. Sementara Karin palsu. Semua demi harta. Terbukti nyata, Donwori tak segan mengeluarkan uang setiap hari untuk menyenangkan Karin. Emas-emasan, baju, tas, pokoknya asal bisa membuat istrinya bahagia, Donwori hooh aja . Segala Botox dan filler juga Donwori biayai. Diporotin anak sambungnya juga Donwori woles.

Namun busuknya Karin baru kelihatan ketika Donwori, yang biasanya kemlete joget sana-sini, tiba-tiba kolaps dan bangun-bangun sudah stroke, tak bisa berdiri lagi. Sejak saat itu, kemesraan palsu yang biasa Mira lihat hilang seketika. Berubah jadi adegan sinetron-sinetron Indonesia. 

Mira mengatakan, tiada hari berlalu tanpa teriakan Karin ke Donwori. Ia kerap marah kalau Donwori tiba-tiba menumpahkan makanan. Ia kesal kalau Donwori ngengkel berjalan dan akhirnya jatuh. Dan mungkin, ia juga sangat kesal karena biayanya perawatan kecantikan tak selancar dulu. Karena semenjak Donwori sakit, usahanya dilanjutkan oleh anak nomor dua Donwori. Karin mati kutu. 

Semakin hari Karin juga berulah. Ia kerap keluar tak pulang-pulang sampai ditangisi Donwori. Ingat, yang bucin di sini Donwori, jadi harap maklum. Pulang-pulang Karin juga sudah tak butuh suaminya. Telinga dan tangannya sudah nempel ke HP. "Ngono biyen lek mbelani. Saiki ngene iki kedadiyani. Sopo sing nyeboki ayah lek gak aku. Deke yo wegah. Gilo jare," ujarnya kesal. 

Dan yang dikhawatirkan dan telah terprediksi Mira, benar-benar terjadi. Karin, tiba-tiba kabur begitu saja dari rumah. Kabarnya digondol pria lain. Tapi kepergiannya disambut sorak bergembira anak-anaknya Donwori. "Wedokan ngunu wis genah permainane. Ngancani pas enake, engkuk lek wes gak menguntungkan ninggal," lanjut Mira. 

Sejak kepergian tanpa kata ini, Mira langsung menguruskan cerai. Ia antisipasi sejak dini. Jangan sampai Karin balik lagi dan meminta jatah warisan saat Donwori mati kalau statusnya dibiarkan menggantung. Mira tau betul, tipe-tipe wanita ular macam Karin. Makanya ndang diberesi. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia