Rabu, 19 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal

Saling Klakson di Jalan, 2 Sopir Adu Fisik Berujung Bacokan Berdarah

23 Desember 2019, 09: 24: 16 WIB | editor : Wijayanto

OPNAME: Korban Samsul Arifin menjalani perawatan di rumah sakit.

OPNAME: Korban Samsul Arifin menjalani perawatan di rumah sakit. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Samsul Arifin, warga Jalan Tempel Sukorejo Surabaya masih terbaring di rumah sakit. Korban yang berprofesi sebagai sopir ini menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) setelah terlibat cekcok mulut hingga duel fisik dengan sesama sopir di Jalan Lontar, Sambikerep, Jumat (20/12) lalu.

Menurut informasi, aksi penganiayaan itu bermula saat korban bersama istrinya mengemudikan mobil pribadi. Dia saat itu hendak mengambil barang secara off line. 

Sesampainya di Jalan Lontar, korban terlibat saling klakson dengan pengemudi mobil pikap yang melaju searah. Tak hanya itu, mereka kemudian tersulut emosi. Keduanya pun turun dari mobil dan sempat adu mulut hingga berujung duel adu fisik.

Tak lama kemudian, pengemudi pikap mengambil sajam dari mobilnya lalu menyerang korban. Melihat kejadian tersebut, istri korban berteriak histeris dan minta tolong ke warga sekitar. Namun, korban telanjur mengalamj luka karena dibacok pelaku yang kemudian kabur.

"Adik saya mengalami luka bacok di wajahnya. Dia sudah dioperasi kemarin," kata kakak korban, Titik Murniati, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. 

Setelah kejadian, korban yang berlumuran darah lalu ditolong warga setempat. Seorang warga kemudian mengambil alih kemudi mobil korban dan mengantarkannya ke Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

"Pelaku dan adik saya nggak (saling) kenal. Dan kasus sudah dilaporkan ke Polsek Lakarsantri," sebutnya. Titik menambahkan setelah di rumah sakit, adiknya juga sudah dimintakan visum. 

Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri AKP Palma F Fahlevi dikonfirmasi terkait kasus penganiayaan tersebut membenarkan korban telah melapor ke Polsek Lakarsantri. 

"Iya betul. Pelaku juga sudah kami amankan, nanti akan dirilis," sebut Palma kepada Radar Surabaya.(rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia