alexametrics
Kamis, 09 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Sportainment Gresik
icon featured
Sportainment Gresik

Gresik Super League Diwarnai Adu Jotos, Dua Pemain Diskorsing

22 Desember 2019, 08: 04: 27 WIB | editor : Wijayanto

BEREBUT BOLA : Kedua pemain saat bertanding di lapangan Poas Muda, kemarin.

BEREBUT BOLA : Kedua pemain saat bertanding di lapangan Poas Muda, kemarin. (FAJAR YULI YANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pekan keenam kompetisi Gresik Super League (GSL) diwarnai insiden. Dua pemain dari MF Tehaer dan Putra Muda FC diberi hadiah kartu merah karena adu jotos saat pertandingan di lapangan Poas Muda, Jalan Kyai H. Syafi’i, Desa Sukumolyo, Kecamatan Manyar.

Adu jotos terjadi pada menit ke-64. Saat pemain Putra Muda Affan mencoba merebut bola dari Rizal, pemain MF Tehaer. Pada waktu berebut, siku tangan Affan  memukul Rizal. Seketika itu, Rizal emosional dan membalas dengan pukulan pada wajah Affan. Perkelahian terjadi hingga akhirnya bibir Rizal terluka.

Akibat kejadian tersebut, pemain wasit Aris Susilo memberi hukuman kartu merah kepada dua pemain.  “Kedua pemain melakukan kesalahan. Jika Risal tidak membalas, mungkin dia tetap bermain, “ujar Aris.

Meski kehilangan pemain, namun permainan  berlangsung seru dengan skor 3-1. Pemain MF Tehaer Harir berhasil menguasai lapangan hingga mencetak tiga gol sekaligus pada menit ke-22, 33 dan 49. Pada menit ke-67, M. Bagus Hilmi Yanto akhirnya bisa mencetak gol untuk Putra Muda FC.

Ketua GSL Herman Rhomansyah mengatakan, dengan kejadian itu  tidak terjadi lagi pada pertandingan selanjutnya. “Kami harap pemain bisa mengontrol emosi, boleh keras tapi jangan ada pukulan. Sangat disayangkan yang rugi timnya,” jelasnya. Pemain yang diskorsing tidak bisa bermain selama dua kali pertandingan.

Pelatih MF Tehaer Sugianto  menambahkan, setiap pertandingan, pihaknya melakukan rotasi baik itu pada pemain inti maupun cadangan. Dari pengamatannya, pemainnya sudah menguasai pertandingan, namun belum mampu menyelesaikannya. “Alhamdulillah, untuk pertandingan kali ini bisa menambah poin. Semoga bisa memotivasi pemain melaju ke babak final, “kata dia.

Sementara itu, Asisten pelatih Putra Muda FC, Suwandi mengaku, belum puas dengan pertandingan tersebut. Utamanya, penampilan sticker dan penjaga gawang yang sering melakukan kesalahan sendiri. “Kami akan melakukan evaluasi untuk pemain sticker dan kiper agar pertandingan berikutnya bisa meraih poin, “ujar dia. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP