alexametrics
Selasa, 07 Apr 2020
radarsurabaya
Home > Politik Gresik
icon featured
Politik Gresik

Qosim dan Asluchul Alif Daftar Bacabup ke PPP

20 Desember 2019, 13: 56: 59 WIB | editor : Wijayanto

PERWAKILAN: Ketua F-PKB DPRD Gresik Abdul Qodir (baju batik) saat mengambil formulir di PPP.

PERWAKILAN: Ketua F-PKB DPRD Gresik Abdul Qodir (baju batik) saat mengambil formulir di PPP. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Manuver politik menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 terus dilakukan para bakal calon (bacalon). Kemarin, dua kandidat kuat calon bupati Moh Qosim dan dr Asluchul Alif sama-sama mengambil formulir pendaftaran bacalon PPP.

Pengambilan formulir dilakukan diwaktu berbeda. Dr Asluchul Alif memilih mengambil sendiri formulir PPP. Sedangkan Moh Qosim diambilkan oleh Ketua F-PKB yang juga Ketua LPP PKB Abdul Qodir. “Kami berharap PPP bisa bergabung dengan Gerindra pada Pilbup Gresik 2020 mendatang,” ujar dr Alif.

Menurut dia, pihaknya mendaftar ke PPP karena partai ini juga memiliki basis NU. Di Gresik masyarakat mayoritas masyarakatnya memang hijau. “Harapan saya bisa bergabung dengan kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua F-PKB DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan kedatangannya ke sini dengan membawa dua misi. Salah satunya memang mengambil formulir untuk Ketua DPC PKB Moh Qosim.

“Kemudian, juga untuk menawarkan koalisi besar program kerakyatan. Meliputi program pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, ketenagakerjaan, pariwisata, penanganan banjir luapan Kali Lamong, dan program lain,” ungkap dia.

Qodir berharap, PPP bisa bergabung dalam koalisi kerakyatan bersama PKB, termasuk memenangkan Pilbup Gresik 2020. "Saya kira siapa pun bupatinya mendatang, kalau sinergitas tak dibangun dengan baik maka program-program yang dicananangkan tak akan bisa terwujud dengan baik. Makanya, siapa pun bupati nanti sinergisitas harus dibangun," terangnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Gresik Khoirul Huda mengaku sangat berterima kasih kedua bacalon bisa ikut mendaftar. Hingga saat ini sudah ada 5 bacalon yang mendaftar. Yakni, Ahmad Nadlir, Nur Qolib, Ahmad Nurhamim, dr Asluchul Alif dan Moh Qosim. “Pendaftaran akan kami tutup pada 22 Desember mendatang. Kemudian, akan kami laporkan ke DPW Jatim,” ujarnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia