Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Tutup Tahun 20 Pejabat Dimutasi, Khofifah: Jabatan Kosong Open Bidding

14 Desember 2019, 12: 19: 29 WIB | editor : Wijayanto

ROTASI: Gubernur Khofifah Indar Parawansa membacakan nama-nama pejabat yang dimutasi.

ROTASI: Gubernur Khofifah Indar Parawansa membacakan nama-nama pejabat yang dimutasi. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Gerbong mutasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terjadi jelang akhir tahun di era kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakilnya Emil Elestianto Dardak. Diketahui ada 20 pejabat yang dimutasi dan dilantik di Gedung Negara Grahadi, Jumat malam (13/12).

TUTUP TAHUN: Gubernur Khofifah saat melantik para pejabat yang dimutasi di Gedung Grahadi, Jumat malam (13/12).

TUTUP TAHUN: Gubernur Khofifah saat melantik para pejabat yang dimutasi di Gedung Grahadi, Jumat malam (13/12). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Ada pejabat yang digeser, ada pula yang mendapatkan promosi. “Kepada pejabat yang baru saja dilantik agar membangun komitmen dan bekerja keras. Sinergitasnya saya butuhkan. Saya harap indeks pembangunan manusia (IPM) terus meningkat, kemiskinan bisa diturunkan secara signifikan dan ketimpangan antara desa dan kota bisa diatasi,” kata Khofifah.

Mutasi eselon II ini, ada 20 pejabat yang dilantik (selengkapnya lihat grafis). Menurutnya Khofifah, mutasi berdasarkan Keputusan Gubernur nomor 821.2/6315/204/2019 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.

"Sebelum dilakukan mutasi, para pejabat ini melakukan assesment melalui lembaga assesment center UIN Syarif Hidayatullah. Setelah itu baru diinterview oleh panitia seleksi (pansel)  dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), terakhir Kementerian Dalam Negeri," jelas mantan Menteri Sosial ini.

Saat ditanya terkait jabatan-jabatan kosong pada organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim, Khofifah mengaku akan melakukan open bidding atau lelang terbuka. Menurutnya, ia akan menyampaikan kepada Pansel, KASN dan Kemendagri untuk melakukan open bidding. "Jadi sambil mengisi kekosongan jabatan itu maka akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt)," tegasnya.

Menurutnya SOP open bidding ini sangat jelas dan diumumkan secara online. Artinya prosesnya tidak bisa selesai dua hingga tiga hari. "Kita akan mengikuti SOP yang berlaku. Saat ini kita masih melakukan lelang terbuka," pungkasnya. (mus/rud)

20 PEJABAT BARU YANG DILANTIK:

1. Drs M Hafidin Ilham, Direktur RSJ Menur Surabaya

2. Dr Herlin Ferliana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3. Dr Kohar Hari Santoso, Direktur RSUD Saiful Anwar Malang

4. M Rudi Ermawan Yulianto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Jatim

5. Bobby Soemiarsono, Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Prov. Jatim

6. Jumadi, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Prov. Jatim

7. Dr Ir Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

8. Nur Kholis, Kepala BKD Prov. Jatim

9. Anom Surahno, Kepala Balitbang Prov. Jatim

10. Dr Raden Bagus Fattah Jasin, Kepala Bakorwil Pamekasan

11. Dr Alwi, Kepala Dinas Sosial Jatim

12. Jempin Marbun, Kepala Biro Administrasi Pemerintah dan Otonomi Daerah, Sekretariat Daerah Prov. Jatim

13. Indah Wahyuni, Kepala Biro Pengadaan Barang Jasa, Sekretariat Daerah Prov. Jatim

14. Aries Agung Paewai, Kepala BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Prov. Jatim

15. Dr Saiful Ghulam, Kepala Bakorwil Malang

16. Drs Benny Sampirwanto, Kepala Dinas Kominfo Jatim

17. Dr Ardo Sahak, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Prov. Jatim

18. Drs Andik Fajar Cahyono, Sekretaris DPRD Prov. Jatim

19. Dr Wahyu Ermawati, Kepala Bakorwil Bojonegoro

20. Drs Abimanyu Ponco Atmojo, Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Prov. Jatim.

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia