Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Punya Banyak Pepohonan, Kulitas Udara Surabaya Diklaim Lebih Baik

14 Desember 2019, 01: 54: 42 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya memastikan kualitas udara di kota Surabaya masuk kategori baik. Kepala Seksi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup DLH Kota Surabaya Ulfiani Ekasari mengatakan, kualitas udara saat ini tidak berpengaruh dengan adanya musim pancaroba.

“Pengaruhnya itu pada polutan, namun tergantung polutan yang ada, seperti knalpot kendaraan, debu yang dibawa dari bangunan,” katanya.

Hasil pantauan harian melalui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), nilai ISPU di Surabaya sekitar 50 – 60. Menurut Ulfiani, rentang nilai ISPU terdiri dari lima kategori, di antaranya nilai 0 – 50 kategori baik, nilai 51 –100 kondisi sedang, nilai 101 – 199 masuk kategori tidak sehat.

Kemudian, nilai 200 – 299 masuk kategori sangat tidak sehat dan nilai lebih dari 300 masuk kategori berbahaya. "Jadi kalau di Surabaya itu sehat. (Kualitas udara, Red) di Surabaya itu antara baik (0 – 50) dan sedang (51 – 100)," terangya.

Kualitas udara yang baik di Surabaya menurut Ulfi disebabkan oleh banyaknya pepohonan yang ada di Surabaya, sehingga udara bisa diserap atau disaring melalui daun-daun pepohonan.

“Jadi modelnya seperti lem gitu, nempel udara yang kotor itu, sehingga pepohonan banyak berpengaruh untuk meningkatkan kualitas udara di Surabaya menjadi baik,” terangnya.

Selain itu, untuk mereduksi dari sumber polutan yang akan berpengaruh pada kualitas udara, menurutnya, perlu adanya pengawasan industri, larangan pembakaran sampah, penambahan ruang terbuka hijau, dan penambahan ruang terbuka biru (bozem).

“Jadi kosentrasi kualitas udara di wilayah Surabaya berbeda-beda, kita punya tiga stasiun pemantau yang berada di kawasan perumahan (Kebonsari), wilayah padat industri (Tandes), dan wilayah berkembang (Wonorejo),” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia