Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Daftar hingga Sidang Cerai Sekarang Bisa Online

14 Desember 2019, 01: 48: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (ISMAUL CHOIRIYAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Mengurus cerai kini bisa dilakukan dengan mudah. Karena mulai dari proses pendaftaran hingga proses sidangnya, saat ini sudah bisa dilakukan via online. Melalui aplikasi online yang dinamakan Astronot (Antrian Sidang Terjadwal + Notifikasi). 

Hakim Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya Syaifuddin menyampaikan, ini merupakan upaya PA untuk menyesuaikan perkembangan teknologi untuk memudahkan pelayanan. Aplikasi ini baru dikembangkan di bulan ini dan masih pada tahap sosialisasi.

PA Surabaya sudah menggelar sosialisasi kepada PA sekoordinator Surabaya, seperti Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Gresik dan Bawean. "Hanya Pengadilan Agama Surabaya saja yang punya ini. Kita jadi pilot project-nya," terangnya. 

Melalui aplikasi ini, perkara cerai yang masuk bisa langsung didaftarkan melalui online. Beserta pendaftarannya. Pengaju bisa langsung mengisikan data dirinya, mengunggah berkas gugatan, surat kuasa dan segala persyaratan ke aplikasi. Kemudian melakukan pembayaran melalui metode transfer bank. Kemudian, peserta akan mendapatkan jadwal sidang hari pertama. "Baru nanti saat sidang pertama, berkas yang asli dibawa," ujarnya. 

Dalam sidang pertama nanti, penggugat dan tergugat akan ditanyai untuk melakukan proses sidang melalui online atau langsung. Jika keduanya sepakat untuk online, maka mereka akan mendapat jadwal sidang dan melakukan sidang selanjutnya bisa dilakukan lewat online.

"Jadi nanti mereka terhubung akun. Sidang online, masukkan jawaban dua orang penggugat dan tergugat (replik duplik). Ketika jawaban sudah masuk, baru pembuktiannya, saksinya harus datang (ke pengadilan, Red)," lanjutnya.

Dengan adanya aplikasi ini, proses pengurisan cerai dapat dilakukan dengan praktis, cepat dan mudah. Mereka yang terbatas waktu dan tempat juga bisa melakukan sidang. Memotong antrean panjang, dan tentu juga meringankan pembiayaan. 

Dari sebelas ribu perkara yang saat ini ditangani PA, sejauh ini baru 13 orang yang menggunakan aplikasi ini untuk mengurus cerai. "Pelan-pelan, ke depan akan mengarah ke online semua," ujarnya. 

Tak hanya perkara cerai saja, perkara lain yang menjadi cakupan PA juga bisa diurus via online melalui aplikasi ini. Sejauh ini, untuk sosialisasi ke masyarakatnya masih dilakukan lewat flyer yang dipasang di beberapa titik di PA.

Sistem aplikasi ini dikembangkan oleh Mahkamah Agung dan dilaksanakan di PA Surabaya sebagai pilot project. "PA Surabaya sudah punya banyak pencapaian dan sertifikasi," tukasnya. (ism/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia