Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Usai Mencabuli, Kirim Rekaman Lewat WhatsApp ke Ortu Korban

12 Desember 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

TERSANGKA: M Maftuhur.

TERSANGKA: M Maftuhur. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Kelakuan M Maftuhur, 21, sungguh bejat. Pria asal Gempolkurun, Menganti, Gresik itu tega mencabuli NA, 15, warga Menganti, Gresik dan kirim rekaman Lewat whatsApp ke Ortu korban. Akibatnya, kini pelaku dijebloskan tahanan di Mapolrestabes Surabaya.

Informasinya, tindakan asusila itu dilakukan pelaku di lahan kosong kawasan Perumahan Bukit Palma, Pakal Agustus 2019 lalu. Saat itu awalnya korban yang masih di bawah umur diajak pelaku nongkrong ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampainya di TKP lahan kosong yang sepi itu, pelaku mulai melancarkan aksi bejatnya. Mirisnya, pelaku merekam perbuatan tak senonoh itu menggunakan ponselnya. 

Setelah kejadian, pelaku juga menyebar video rekaman itu ke keluarga korban. Tak terima anaknya dicabuli pelaku, orang tua korban, M, 50, lalu melaporkan kasus pencabulan itu ke Polrestabes Surabaya. 

Menindaklanjuti laporan korban, polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku. “Pelaku mencabuli korban yang masih di bawah umur. Pelaku juga merekam dan menyebar video itu ke keluarga korban melalui WhatsApp,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni Rabu (11/12).

Modus pelaku, untuk melancarkan perbuatan bejatnya, akan memberikan uang senilai Rp 20 ribu kepada korban. Uang tersebut diberikan untuk membeli makanan. 

Selain menciduk pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti akta kenal lahir, visum, dan jaket berwarna biru yang digunakan pelaku saat beraksi. (rus/rud)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia