Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Penadah Motor Curian di Wirnginanom Dibekuk

11 Desember 2019, 14: 44: 30 WIB | editor : Wijayanto

DIAMANKAN: Tersangka Muhfid sebagai penadah motor curian diamankan di Polsek Wringinanom. Kemudian, Tersangka Jhevan Fajar Nirwantara diamankan anggota polisi di Sidoarjo.

DIAMANKAN: Tersangka Muhfid sebagai penadah motor curian diamankan di Polsek Wringinanom. Kemudian, Tersangka Jhevan Fajar Nirwantara diamankan anggota polisi di Sidoarjo. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Jajaran satreskrim Polsek Wringinanom berhasil membekuk penadah pencurian motor (curanmor) di Gresik. Di adalah Muhfid,42  warga Desa Sendang Kecamatan Paciran Lamongan.

Selama ini, Muhfid menjadi penadah motor hasil curian tersangka Jhevan Fajar Nirwantara  warga asal Sawahan Desa Sambirejo Kabupaten Jombang.

Kapolsek Wringinanom AKP Faref Yusuf mengatakan, Jhevan merupakan tersangka pencurian motor milik Dewi Lorowati,35, warga asal Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom beberapa waktu lalu. “Terungkapnya kasus curanmor saat korban Dewi memarkir motornya Honda Scoopy nopol W 2328 BI, di depan warung PT Mitra Saruta dengan kondisi kunci masih menempel.

Setelah korban masuk ke warung kurang dari 5 menit. Korban selanjutnya keluar lalu kaget mengetahui motornya sudah raib dicuri orang,” jelasnya.

Dikatakan, kemudian dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku Jhevan sudah diamankan di Polres Sidoarjo. Petugas berhasil mengamankan setelah mendapat informasi motor milik korban dijual secara online melalui cash on delivery (COD) senilai Rp 7,9 juta oleh penadah Muhfid kepada korban Dewi lorowati.

“Adanya motor dijual secara online korban malah berminat,” jelasnya. Selanjutnya, korban menghubungi petugas dan setelah dilakukan penyelidikan pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Sendang Agung, Kecamata  Paciran, Lamongan.

“Tersangka penadah Mufid dan barang bukti satu unit motor milik korban dibawa Mapolsek Wringinanom untuk penyelidikan," ujarnya.

Usai mengamankan dua pelaku, petugas juga kembali meringkus salah satu penadah di Lamongan. “Kasus curanmor ini dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan ada jaringan lain yang terlibat," pungkasnya.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia