Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Regulasi Pelunasan BPIH Berubah, Inilah Perubahannya

10 Desember 2019, 23: 16: 59 WIB | editor : Wijayanto

SOSIALISASI: Ratusan bakal calon jamaah haji Sidoarjo saat mengikuti sosialisasi perjalanan ibadah haji.

SOSIALISASI: Ratusan bakal calon jamaah haji Sidoarjo saat mengikuti sosialisasi perjalanan ibadah haji. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Sejumlah regulasi dalam pelaksanaan haji tahun depan mulai berubah. Salah satunya menyangkut pelunasan biaya haji. Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo mulai melakukan sosialisasi terkait dengan proses perjalanan ibadah haji serta tata cara pelunasannya.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, sejumlah regulasi pelunasan yang biasanya dilakukan pada tahap kedua, kini berubah pada tahap pertama

Dia mencontohkan, bagi jamaah haji yang sudah pernah haji sebelumnya, akan melakukan pelunasan biaya haji pada tahap pertama. 

"Tahun lalu, kalau jamaah yang sudah pernah haji, maka akan melunasi biaya haji pada tahap kedua," katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (10/12).

Selain itu, hal tersebut jug berlaku pada jamaah haji yang lolos dalam kategori lansia. Kini mereka wajib melunasi biaya haji pada tahap awal. Sebelumnya, jamaah haji dengan kategori lansia itu melunasi biaya haji pada tahap kedua. Regulasi itu kata Nasrudin harus segera disampaikan kepada calon jamaah haji (CJH) Sidoarjo. 

Sementara itu, regulasi itu tak berlaku bagi jamaah haji yang ingin melakukan penggabungan dengan mahramnya. Menurutnya, tak ada perubahan regulasi pada CJH gabungan. Artinya, mereka akan melunasi biaya perjalanan haji itu pada tahap kedua, sama dengan regulasi tahun lalu.

"Selain penggabungan mahram, hal itu juga berlaku bagi jamaah haji pendamping lansia," ujarnya. 

Saat ini, jumlah jamaah haji yang masuk dalam catatan Kemenag Sidoarjo, berjumlah 2500 orang. Naik dari jumlah jamaah haji tahun lalu. Kendati demikian, jumlah tersebut akan mengalami perubahaan seiring dengan berjalannya waktu. Sebab biasanya, ada jamaah haji yang meminta untuk menunda keberangkatan. 

Kemenag Sidoarjo akan melakukan sosialisasi menjadi beberapa tahap. Sesuai dengan nama bank dimana jamaah haji pertama kali melakukan pembayaran biaya haji. Kemarin, giliran jamaah haji yang melakukan pembayaran biaya haji melalui bank  jatim.

"Ini kita sudah lakukan dua kali, sebelumnya dengan jamaah haji untuk bank muamalat," paparnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia