Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Otak Pembalakan Liar di Tambak Jabus Diganjar 2 Tahun Penjara

10 Desember 2019, 13: 53: 39 WIB | editor : Wijayanto

DIHUKUM: Terdakwa Sawidi saat menjalani sidang putusan di PN Gresik.

DIHUKUM: Terdakwa Sawidi saat menjalani sidang putusan di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Terdakwa Sawidi terbukti menjadi otak pembalakan liar di blok hutan Tambak Jabus, Kawasan Suaka Margasatwa Pulau Bawean.

Majelis hakim PN mengganjar pria asal Desa Pudakit Barat, Kecamatan Sangkapura dengan hukuman 2 tahun 3 bulan penjara, denda Rp 500 juta dengan subsidair 2 bulan. 

Ketua Majelis Hakim Wiwin Arodawanti menjelaskan, terdakwa terbukti bersalah karena melanggar pasal 82 ayat 1 huruf C Jo pasal 12 huruf C tentang perusakan hutan. “Diganjar hukuman, meski putusan belum berkekuatan hukum tetap (inkrah),” ungkapnya.

Dalam persidang tersebut, terdakwa belum mengambil keputusan.  Terdakwa diberi kesempatan untuk berpikir ulang selama tujuh hari.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lila Yurifa Prihasti mengambil langkah untuk memikirkan langkah  ke depannya sebelum mengakhiri persidangan. “Masih dipikir,” ungkapnya. 

Sekadar diketahui, vonis hakim itu lebih ringan dibanding dengan tuntutan jaksa. Pada sidang sebelumnya, JPU meminta kepada hakim supaya terdakwa dijatuhi hukuman selama 2,5 tahun penjara dengan denda dan subsidair yang sama.

Terdakwa harus menjadi pesakitan karena telah menyuruh orang untuk menebang kayu di lokasi Blok Tambak Jabus Gunung Besar Suaka Margasatwa Pulau Bawean Gresik, pada Mei 2018 lalu.

Pembalakan liar itu diketahui petugas polisi kehutanan (Polhut). Setelah ditelusuri terdakwa yang telah menyuruh orang untuk melakukan penebangan.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia