Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persebaya Lakoni Laga Kandang Lawan Arema di Balikpapan

09 Desember 2019, 16: 57: 27 WIB | editor : Wijayanto

LATIHAN: Aryn Williams saat melakoni sesi latihan bersama Oktafianus Fernando jelang hadapi Semen Padang di Balikpapan lalu.

LATIHAN: Aryn Williams saat melakoni sesi latihan bersama Oktafianus Fernando jelang hadapi Semen Padang di Balikpapan lalu. (ISTIMEWA/PERSEBAYA.ID)

Share this      

SURABAYA – Sukses membungkam Bhayangkara FC dengan skor telak 4-0, Persebaya tak bisa berlama-lama menikmati pesta kemenangan. Tim asuhan Aji Santoso ini harus segera memersiapkan diri melakoni derby Jatim kontra musuh bebuyutan Arema FC, Kamis (12/12).

Tak hanya menjalani laga tanpa penonton dengan jatuhnya hukuman dari PSSI untuk Bonek, Persebaya juga wajib melakoni pertandingan kandangnya kontra Arema FC di luar Surabaya. Tepatnya di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sekretaris Persebaya, Ram Surahman sebagaimana dikutip Persebaya.id mengatakan, pemindahan venue ini terpaksa dilakukan karena panpel Persebaya dikejar deadline oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk memberitahukan venue pertandingan kandangnya  digelar dimana.

”Setelah insiden yang terjadi saat lawan PSS Sleman lalu, kami di tiap pertandingan kandang harus memberitahukan ke LIB mengenai kepastian tempat pertandingan. Sebab, ini terkait dengan pihak-pihak lain yang terlibat di pertandingan tersebut. Baik tim tamu, hak siar TV, sponsor, dan lainnya,” terang mantan wartawan Radar Surabaya ini.

Terkait venue pertandingan lawan Arema FC ini, menurut Ram, panpel Persebaya sudah diminta kepastian oleh PT LIB pada 6 Desember lalu. Sebagai catatan, banyaknya pertandingan Liga 1 yang tertunda membuat PT LIB menggelar emergency meeting pada 12 Oktober lalu.

Dalam pertemuan itu disepakati, tidak boleh lagi ada penundaan pertandingan. PT LIB menentukan tenggat waktu kapan satu klub harus memastikan akan menjalani partai home dimana.

Setelah diputuskan, maka tidak boleh ada perubahan. Tim tuan rumah akan dinyatakan kalah WO kalau pertandingan yang dijadwalkan gagal digelar dengan alasan apapun kecuali force majeur.

Ram menegaskan bahwa Persebaya sangat memahami prosedur pemberian izin di tiap pertandingan. ”Yang biasa kami jalani selama ini, izin pertandingan memang dikeluarkan setelah melihat evaluasi di pertandingan yang telah dijalani sebelumnya. Lawan Bhayangkara FC kemarin kan hari minggu. Jika lancar, ijin kepastian pertandingan lawan Arema FC paling cepat kami dapat dari teman-teman kepolisian hari Senin (9/12), sudah masuk H-3. LIB pasti akan kenakan pasal regulasi menolak ini. Tim tamu juga berhak menolak bertanding. Sangat berisiko sekali. Karena itu diputuskan pertandingan digelar di Balikpapan,” ungkapnya. (psby/jay)

(sb/jay/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia