Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Alasan Tak Logis, Perpanjangan Kontrak Proyek RE Martadinata Disorot

08 Desember 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

SIDAK: Ketua Komisi III Asroin Widyana saat memantau proyek betonisasi Jalan RE Martadinata.

SIDAK: Ketua Komisi III Asroin Widyana saat memantau proyek betonisasi Jalan RE Martadinata. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK – Proyek pembangunan Jalan RE Martadinata yang dikerjakan PT Liman Jaya Transmix kembali menjadi sorotan kalangan dewan. Wakil rakyat mempertanyakan perpanjangan kontrak yang dibagikan Dinas PU kepada kontraktor. Tak tanggung-tanggung, mereka mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 14 hari.

“Ini kan tidak masuk akal. Apa alasan DPU memberikan perpanjangan selama itu,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi, kemarin.

Menurut dia, selama proses pembangunan tidak ada kendala yang berarti. Seharusnya perpanjangan 3 hari sampai 4 hari sudah cukup. “Kalau sampai setengah bulan seperti ini apa alasannya,” terang dia.

Dari hasil klarifikasi yang dilakukannya kepada DPU, perpanjangan selama itu diberikan karena proyek terkendala demo warga terhadap PT GJT beberapa waktu lalu. “Apa hubungannya demo dengan terganggunya proyek. Demonya sehari tapi perpanjangannya sampai 14 hari,” ungkap dia.

Kalau memang tidak becus menyelesaikan garapan lebih baik diblacklist saja. Jangan semuanya diberikan perpanjangan yang sangat lama seperti ini. “Nanti konsultas pengawas akan kami klarifikasi. Karena pemberian perpanjangan ini pasti usulan mereka,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala DPU Gresik Gunawan Setiaji mengatakan pemberian perpanjangan memang sesuai dengan laporan dari konsultan sebagai perwakilan dinas. “Iya, semuanya kan ada aturannya. Dan pemberian perpanjangan memang usulan dari konsultan,” ujarnya.

Namun, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait perpanjangan Jalan RE Martadinata. “Belum nanti, kami akan rapatkan bersama dulu,” imbuhnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia