Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Dulu Tank Topan, Kini Mendadak Syari, Suami pun Curiga

06 Desember 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Di antara tukang selingkuh, Karin, 26, bisa dikategorikan peselingkuh yang kurang canggih. Niat hati menyamarkan perselingkuhan. Malah pakai penyamaran yang mentereng. Ya ketahuan.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Tiada angin tiada hujan, hanya sumuke Suroboyo sing gak udan-udan, Karin tiba-tiba bertransformasi. Bukannya berpakaian serba mini untuk akses angin masuk ke kulit, Karin malah nutup brukut tubuhnya. Ya, ia bertransformasi jadi ukhti yang pakai jilbab panjang di rumah.

Transformasi Karin ini memaksa Donwori untuk shock. Betapa tidak, wong biasanya Karin ini hobinya pakai yang mini-mini kalau di rumah. Tank top dan hot pants adalah kombinasi pakaian sehari-harinya selain daster tanpa lengan. Ia hanya pakai kerudung saat keluar rumah. Itu pun kumat-kumatan. Kalau sedang mood ya kerudungan. Lah ini nutup brukut.

"Biasae mari adus beha-an nak ngarepku yo biasa, lah iki brukut.  Metu kamar mandi wes koyo kate budal pengajian,” jelas Donwori di Pengadilan Agama Klas 1A Surabaya.

Awalnya, Donwori belum menaruh curiga. Ya suami mana yang tak senang istrinya hijrah. Hanya saja terkadang ia melihat istrinya risih sendiri. Pasalnya Karin sangat setia dengan hijab panjangnya, tapi sambil kipas-kipas terus di rumah.

Bahkan tidur pun pakai hijab, sungguh sebuah keajaiban. “Kon iku opo’o atek kerudungan nak omah, gak kobong ta?” tanya Donwori suatu ketika, yang hanya diplengosi oleh Karin.

Sehari saja Donwori membiarkan sak polah-polahe Karin. Hingga ia menemukan sesuatu yang mencurigakan. Ketika Karin sedang heboh kipas-kipas, ia melihat ada noda hitam di leher Karin. Menyembul di balik hijabnya yang ia kibas-kibaskan lantaran kepanasan.

Tanpa ba bi bu, tanpa pengantar, Donwori langsung menarik kerudung Karin. Ia terkejut ketika mendapati banyak tanda cinta atau bahasa umumnya cupang menghiasi leher Karin.

Makin curiga, Donwori memaksa Karin melucuti pakaiannya. Dan apa yang ia lihat membuatnya makin kebakaran jenggot. Ada setidaknya sepuluh tanda cinta menghiasi tubuh Karin. Seketika Donwori makin murka.

Saking marahnya ia pukul istrinya sekali. Sebelum memaksanya untuk mengaku. “Langsung tak talak ambek aku. Jere iku ulahe mantane wingi jan**k, ta*k ancene,” jelas Donwori kesal.

hingaa kini, ia masih menyimpan kesal. Bagaimana bisa Karin mengelabuhinya dengan sesuatu yang, hmmm, owalah. Bikin kesal saja.

Lagian kalau mau selingkuh mbok yo o jangan meninggalkan bekas begini. Jangan malah mencecerkan bukti. Gak jelas memang Mbak Karin. Perlu banyak belajar dia. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia