Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diduga Depresi, Warga Dharmahusada Loncat dari Lantai 4 Galaxy Mall

04 Desember 2019, 05: 04: 41 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Lokasi korban jatuh diduga bunuh diri di lantai dasar Galaxy Mall 3 Surabaya.

TKP: Lokasi korban jatuh diduga bunuh diri di lantai dasar Galaxy Mall 3 Surabaya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Edwin Jaya Lowanto, 38, warga Jalan Dharmahusada Utara AA nomor 16, Gubeng, ditemukan tak bernyawa di lantai dasar Galaxy Mall 3 di Jalan Ir Soekarno (MERR), Surabaya, Selasa malam (3/12). 

Korban tewas setelah diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat mall tersebut.

Berdasarkan informasi, insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 21.34. Awalnya security dan pengunjung mall dibuat heboh mendengar seperti ada benda jatuh. 

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi korban yang diidentifikasi sebagai Edwin Jaya Lowanto warga Dharmahusada Utara AA-16 Surabaya.

EVAKUASI: Petugas mengevakuasi korban yang diidentifikasi sebagai Edwin Jaya Lowanto warga Dharmahusada Utara AA-16 Surabaya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Ternyata setelah dicek, tubuh korban yang tergeletak dengan kondisi cukup mengenaskan. Sontak pengunjung mall heboh. Petugas lalu menutupi jasad korban dengan kain selimut.

"Dugaan sementara korban bunuh diri lompat dari lantai empat," ujar Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P Rustam, Selasa (3/12). 

Enny menambahkan, saat ditemukan korban sudah meregang nyawa. Dengan luka patah tangan, karena terbentur lantai dasar mall. 

"Korban hanya membawa STNK saja. Setelah dicek melalui sidik jari ditemukan fakta bahwa identitas korban sama dengan STNK Edwin Jaya Lowanto," katanya. 

Setelah kejadian security lalu melapor ke Polsek Mulyorejo. Tak berselang lama kemudian polisi dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. 

Sementara itu setelah kejadian, polisi bergerak cepat memeriksa keluarga korban. "Awalnya mereka ini ingin jalan-jalan berdua (dengan istri) dan anaknya," kata Enny. Namun, lanjut dia, di tengah jalan korban ada perubahan mendadak.

Ditambahkan Enny, dari keterangan istrinya, korban saat itu tidak banyak bicara dan lebih memilih diam. "Saat nyetir (mobilnya) gigi satu saja," bebernya.

Istri korban saat itu sempat meminta menjadi pengemudi. Namun permintaan itu tidak dihiraukan korban. Setelah itu istri korban dan anaknya turun lalu pulang.

Selang dua jam kemudian korban ditemukan di lantai dasar mall usai melompat dari lantai empat.

"Dugaan sementara (penyebab korban bunuh diri) korban ada sedikit depresi. Dalam dua bulan ini memang agak lebih parah dari biasanya," tandasnya. Namun, apa penyebab korban depresi masih diselidiki. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia