Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Terbelit Utang Rp 300 Juta, Gelapkan 21 Mobil Rental dan Dua Motor

03 Desember 2019, 17: 29: 58 WIB | editor : Wijayanto

KEPEPET: Tersangka Oditya Pradana Putra dan kendaraan yang digelapkannya.

KEPEPET: Tersangka Oditya Pradana Putra dan kendaraan yang digelapkannya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Awalnya dikira hanya dua motor saja. Namun, Oditya  Pradana Putra, 23, warga Jalan Simo Sidomulyo V, Sawahan, ternyata juga menggelapkan 21 mobil rental. Saat ini baru tujuh mobil yang sudah ditemukan polisi. Tersangka Oditya mengaku terbelit utang sebesar Rp 300 juta.

BARANG BUKTI: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengamati ranmor hasil penggelapan tersangka.

BARANG BUKTI: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengamati ranmor hasil penggelapan tersangka. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Tersangka Oditya diringkus Polsek Sawahan beserta barang buktinya. Dia mengaku sudah menggelapkan mobil rental di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, penangkapan tersangka Oditya bermula dari laporan dua korban, Elok Yulia, 23, warga Petemon III, Sawahan, dan Reza Pahlevi, 19, warga Jalan Tembok Dukuh X, Sawahan. Keduanya mengaku sebagai korban penipuan penggelepan tersangka.

“Tersangka bermaksud meminjam, tapi setelah sekian lama ternyata sepeda motornya tidak dikembalikan,” ujarnya.

Awalnya Reza menjadi korban. Sepeda motor Honda Beat nomor polisi L 3941 CL miliknya dipinjam tersangka. Korban diminta mengantar ke rumah tersangka.

Kemudian motor itu dibawa oleh saudara tersangka dan dijual seharga Rp 3 juta di wilayah Demak. Setelah itu, tersangka kembali menggelapkan motor milik Elok dengan modus sama.

“Ia juga menggadaikannya ke orang yang sama dengan harga Rp 3 juta. Ia meminta tolong temannya Sugeng yang masih DPO,” tuturnya.

Setelah uang didapat, tersangka  lari ke rumah Sugeng di Menganti, Gresik. Korban kemudian melaporkannya ke Polsek Sawahan. Tidak berselang lama, polisi yang mencari menemukan tersangka berada di Jalan Petemon III. Tersangka pun langsung diringkus dan diinterogasi.

Hingga diketahui, sepeda motor milik korban tersebut terparkir di SPBU Jalan Dupak. Saat polisi ke lokasi ternyata benar dua sepeda motor tersebut adalah milik korban dan langsung dibawa ke Mapolsek Bubutan.

 Lebih mencengangkan, saat diinterogasi, tersangka Oditya mengaku menggelapkan puluhan mobil rental. Dia menyewa mobil rental selama sebulan atau setahun dan langsung dibayar. “Namun, mobil digadaikan tersangka dengan harga sekitar Rp 30 juta. Ini berlangsung hingga 21 mobil,” kata Kombes Sandi.

Dari 21 mobil tersebut, baru tujuh mobil yang diamankan yaitu Suzuki Ertiga nomor polisi L 1683 MH, Daihatsu Xenia L 1051 WO, Suzuki Ertiga L AA 8509 BN, Honda Mobilio W 2789 NN, Honda New Mobilio L 1107 DP, Toyota Calya W 1751 SQ, dan Daihatsu Xenia L 1692 JE. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia