Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

BKD Gresik Tunda Pengumuman Pelamar yang TMS

03 Desember 2019, 15: 13: 01 WIB | editor : Wijayanto

DICEK ULANG: Panselda belum bisa mengumumkan pelamar TMS lantaran masih dalam proses verifikasi ulang untuk memastikan tak ada kesalahan.

DICEK ULANG: Panselda belum bisa mengumumkan pelamar TMS lantaran masih dalam proses verifikasi ulang untuk memastikan tak ada kesalahan. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Meski pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gresik sudah ditutup, namun panitia seleksi daerah (Panselda) belum mengumumkan jumlah peserta yang tak memenuhi sayarat (TMS). Hal ini disebabkan lantaran adanya kesalahan dalam memverifikasi data pelamar CPNS tersebut.

Adanya kekeliruan itu dibenarkan Kabid Data dan Informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Reza Pahlevi. Proses verifikasi memang sudah diselesaikan. Namun setelah dicek ulang, pihaknya menemukan adanya kekeliruan saat proses verifikasi itu. “Ada yang seharusnya memenuhi syarat, namun diberi keterangan tak memenuhi syarat,” ungkapnya.

Dia mengatakan untuk pengecekan ulang memang belum selesai seratus persen. Namun kesalahan yang ditemukan itu juga tak banyak, hanya sekitar dua pelamar saja. Namun pihaknya langsung melakukan perbaikan.  Hingga saat ini pemeriksaan ulang masih terus dilakukan. “Kami masih diberi waktu hingga 12 Desember mendatang,” terangnya.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan data hasil verifikasi tak ada kekeliruan. Selain itu untuk meminimalisir adanya protes dari calon pelamar. Meskipun bagi pelamar yang tak puas atau merasa keberatan diberi waktu selama tiga hari untuk menyanggah hasil dari panselda. “Minimal kalau kami cek ulang, tak banyak yang keliru,” ujarnya.

Reza mengatakan kekeliruan satu atau dua dari ribuan pendaftar merupakan hal yang wajar. Sebab panselda selama 12 jam harus berada di depan komputer dan memeriksa satu persatu data pelamar yang masuk. Namun yang terpenting pihaknya bertanggung jawab.  “Sehingga kami belum bisa mengumkan jumlah pasti peserta yang dinyatakan gugur,” pungkasnya. (yua/rof)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia