Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ditinggal Belanja 4 Menit, Motor Amblas Digasak Maling

03 Desember 2019, 07: 30: 54 WIB | editor : Wijayanto

Aksi pencurian motor yang terekam CCTV.

Aksi pencurian motor yang terekam CCTV. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Satu unit motor Nopol W 5492 XF amblas dicuri maling saat diparkir di halaman minimarket Jalan Rungkut Menanggal Harapan. Padahal motor itu hanya ditinggal belanja selama 4 menit.

Pemilik motor, Puspa Mayasari mengatakan datang ke lokasi pada Jumat (29/11) sekitar pukul 19.40. Dia memarkir motor di depan minimarket persis. 

Motor kesayangannya juga sudah dikunci setir. Dia lalu bergegas masuk untuk membeli makanan ringan dan minuman. Korban saat itu baru mengambil kopi sachetan. Dia berjalan hendak mengambil kresek. 

Selang beberapa menit, dia menuju meja kasir untuk membayar barang belanjaan.Apes, saat melihat ke area parkir, motor sudah tidak ada. Dia pun keluar mengecek keberadaan motor. "Saya saat itu belum bayar. Hanya ditinggal sekitar empat menit motor sudah nggak ada," kata Puspa. 

Setelah dipastikan hilang, korban lalu meminta pegawai toko minimarket untuk mengecek rekaman Closed Circuid Television (CCTV). Dari hasil R, ternyata betul motor dicuri dua orang bandit.

"Mereka terekam CCTV. Satu orang merusak kunci setir, satu orang menunggu di atas motor," sebut perempuan 41 tahun itu. 

Warga Jalan Gununganyar itu menambahkan, kedua pelaku memakai helm dan berjaket. Namun untuk wajah keduanya tidak tertangkap kamera pengintai dengan jelas. "Badannya (pelaku) sedang," bebernya. 

Dari rekaman CCTV berdurasi 24 detik itu, eksekutor hanya butuh waktu 15 detik untuk merusak kunci setir. Setelah dirusak, motor lalu dibawa kabur. 

"Kata orang-orang saya sudah dibuntuti saat hendak ke toko," terangnya. Malam setelah kejadian tersebut korban mengaku sudah melaporkan kasus pencurian motor ke Mapolsek Rungkut membawa barang bukti kunci dan surat kepemilikan kendaraan.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Rungkut Ipda Djoko Soesanto membenarkan korban telah melapor. "Benar. Masih lidik, kami sudah olah TKP," tutur mantan Kanit Reskrim Polsek Gubeng itu.(rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia