Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Minta Cerai setelah Tahu Suami Ternyata Tak Perjaka

03 Desember 2019, 03: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Biasanya kisah-kisah seperti ini terjadi jika pihak perempuannya yang salah. Namun, kali ini cerita terbalik. Ya baguslah begini, adil. Berumah tangga kan memang kudu seimbang. Perempuan bukan objek yang main ditinggal seenaknya jika tak penuhi kriteria. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin, 27, diantar ibunya, Mira, 51, saat mengurus perceraiannya di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, pertengahan pekan lalu. Sulit ditebak bagaimana perasaannya jika dilihat dari ekspresinya yang datar saja. Ia juga tak banyak bicara. Lebih sering memainkan telepon genggamnya. Sekali namanya dipanggil di pengeras suara, Karin langsung bergegas masuk meninggalkan Mira sendiri. 

Saat itu, penulis hanya duduk diam di samping ibu yang ditinggalkan anaknya sidang tadi. Kebekuan terpecah manakala Mira mulai mengajak bicara. Biasalah, obrolan basa-basi perempuan. Dan pelan-pelan cerita tentang Karin terungkap. "Owalah Mbak, arek saiki kok gak nggenah kabeh seh. Sakno anakku," keluh Mira. 

Yang Mira maksudkan sebagai ‘arek saiki’ adalah Donwori, 28,  menantu yang sebentar lagi akan menjadi mantan suami Karin. Yang terpaksa Karin cerai meski masih menikah beberapa hari saja. 

Mira menjelaskan, pernikahan anaknya baru terjadi bulan lalu. Namun, Karin sudah enggan melanjutkan pernikahan lantaran kecewa, mengetahuia suaminya sudah tak lagi perjaka. 

Mira sendiri tak begitu jelas bagaimana anaknya menemukan kalau mantunya sudah tak  perjaka. Karena Karin sendiri ceritanya terpotong-potong. Inti cerita yang ia tangkap, suatu malam Donwori mengakui terang-terangan kalau sudah  pernah main dengan perempuan sebelum Karin. "Bekne ngertine pas malam pertama ta yaopo. Masalahe ditakoni mung nangis thok," lanjutnya. 

Yang Mira tahu, suatu ketika anaknya histeris dari dalam kamar dan sempat terdengar usiran dari Karin. Mira yang mendengar sempat mengetuk pintu, menanyai apa yang terjadi. Namun tak ada respons. Satu jam kemudian, Donwori keluar kamar bawa tas. Pamit langsung membawa motornya, meninggalkan rumah tanpa kata.

Beberapa hari setelah insiden tersebut, baru Karin izin cerai itu. Mira sendiri juga masih kaget pertama kali mendengar keinginan anaknya untuk bercerai. Namun Mira juga gak mau maksa-maksa anak. "Mangkane, areke moro-moro pamit, “ sambung Mira.

Ia juga makin kaget dengan Donwori. Karena sejauh yang ia tahu, anaknya sopan. Tidak kakehan polah meski tak begitu pendiam. Pokoknya wajahnya anak baik-baik. Ternyata oh ternyata sama saja. Casing Donwori  berhasil menipu dua peremopuan.  (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia