Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya
Mami Kola di Radar Surabaya

Dengan Iringan Angklung, Banyu Mili Ajak Penikmat Mami Berjoget

30 November 2019, 16: 09: 38 WIB | editor : Wijayanto

SIAP TAMPIL: Grup musik angklung Banyu Mili Surabaya. Nanti malam mereka akan tampil di Mami Kola.

SIAP TAMPIL: Grup musik angklung Banyu Mili Surabaya. Nanti malam mereka akan tampil di Mami Kola. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Jika bosan dengan suasana malam minggu yang itu-itu saja, melipir ke kawasan Surabaya Utara untuk menyaksikan panggung hiburan ala kota lama bertajuk Mami Kola (Malam Minggu Kota Lama), bisa jadi penyegaran.

Mami Kola merupakan program baru kepunyaan Radar Surabaya. Dimana, setiap Sabtu malam, grup musik berbagai genre tampil menghibur warga  tepat di depan gerbang Kya Kya. Selama dua jam penuh, lagu-lagu  keroncong, dangdut hingga campursari akan didendangkan secara live oleh seniman-seniman musik Surabaya.

Malam nanti, giliran grup musik angklung Banyu Mili Surabaya tampil menghibur. Grup yang beranggotakan lima orang ini akan meramaikan panggung gembira dengan musik-musik berirama rancak. 

Vokalis Banyu Mili Surabaya Fatoni menyampaikan, malam nanti, grupnya akan menyuguhkan penampilan yang terbaik. Mereka telah mempersiapkan berbagai lagu Suroboyoan, seperti Jembatan Merah, Rek Ayo Rek, dan Tanjung Perak.

Juga lagu campursari milik Didi Kempot yang sedang dicintai sobat ambyar berbagai usia. "Diselingi musik dangdut yang sekarang sedang populer, seperti Kartonyono, Pamer Bojo. Lagu pop juga, all round semua kita tampilkan," paparnya.

Tak hanya hiburan musik saja, Mami Kola juga menawarkan suasana nongkrong ala zaman dulu. Duduk-duduk di bangku di ruang terbuka, menikmati semilir angin malam. Penikmat suasana nongkrong yang minim hiruk pikuk manusia, lebih tenang dan fokus menikmati musik, sangat pas hadir ke Mami Kola.

Manager Event Radar Surabaya Indra Wijayanto menuturkan, Mami Kola hadir untuk menambah alternatif wisata malam Minggu di Surabaya. Apalagi hiburan ini berada di kawasan kota lama Surabaya yang akan membawa kembali ke nuansa masa lalu zaman dahulu.

Menurutnya, Mami Kola hadir untuk menghidupkan kembali Kya Kya, yang puluhan tahun lalu pernah ramai dan jadi jujukan muda-mudi menghabiskan malam. "Kami ingin menambah referensi, juga mendorong pemerintah dalam sosialisasi kawasan wisata kota tua," katanya.

Indra menyampaikan, Mami Kola merupakan bentuk upaya Radar Surabaya mendukung pemerintah dalam program revitalisasi kota lama. Mami Kola didukung penuh oleh Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disparta) Kota Surabaya. (ism/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia