Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Features

Dukung OPOP, ACT Kenalkan Program BERISI ke Gubernur Jatim

30 November 2019, 14: 31: 02 WIB | editor : Wijayanto

SUPPORT: Kepala Cabang ACT Jawa Timur, Wahyu Sulistianto Putro (kiri) menunjukkan beras program Berisi kepada Gubernur Khofifah dalam acara OPOP Expo di JX International Expo Surabaya.

SUPPORT: Kepala Cabang ACT Jawa Timur, Wahyu Sulistianto Putro (kiri) menunjukkan beras program Berisi kepada Gubernur Khofifah dalam acara OPOP Expo di JX International Expo Surabaya. (ISTIMEWA/ACT)

Share this      

Surabaya - Program One Pesantren One Product (OPOP) didukung oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur dengan menyelenggarakan acara untuk memamerkan produk-produk pesantren di wilayah Jawa Timur sekaligus mengenalkan produk tersebut ke masyarakat.

Penyelenggaraan ini dikemas dalam "OPOP Expo" yang diselenggarakan mulai 28-30 November 2019 di Gedung JX International Expo, Jalan Ahmad Yani Surabaya. Acara ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (29/11) lalu.

Khofifah menyatakan Pemprov Jatim mendukung pesantren untuk berdaya. “Harapan kami OPOP akan menjadi salah satu pintu masuk penguatan ekonomi masyarakat. Terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur," ungkap Khofifah.

Setelah membuka OPOP Expo, Khofifah mengunjungi stan-stan pameran. ACT Jawa Timur mendapat kunjungan khusus dari Gubernur Jatim. ACT berkesempatan untuk mengenalkan program BERISI (Beras untuk Santri Indonesia), yang merupakan program bantuan logistik beras bagi santri di pesantren pra sejahtera.

Kepala Cabang ACT Jawa Timur, Wahyu Sulistianto Putro, yang ditemui pada kegiatan ini menyatakan akan secara konsisten membantu pesantren yang membutuhkan. "ACT berkomitmen membantu santri Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, agar proses belajar santri optimal,” katanya.

Sampai hari ini, lanjut dia, sudah ada tujuh pesantren di Jawa Timur yang mendapatkan bantuan beras masing-masing dengan jumlah kurang lebih 1 ton. “ACT berkomitmen, akan terus mendukung proses belajar santri dengan memenuhi kebutuhan pangannya melalui program BERISI," tutup Wahyu.

Ditemui saat mendampingi kunjungan Gubernur, Gus Alex dari perwakilan Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK) mengapresiasi program BERISI ACT. "Program BERISI ACT menjadi bahan bakar santri untuk menunjang pembelajaran di pondok. Kami dukung program ini untuk terus meluaskan manfaat," kata Gus Alex. (aa/act/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia