Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Rukretmen CPNS, Lowongan Dokter Spesialis Tidak Diminati

29 November 2019, 18: 25: 09 WIB | editor : Wijayanto

Kepala BKD Jatim Anom Surahno

Kepala BKD Jatim Anom Surahno

Share this      

SURABAYA – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur Anom Surahno mengatakan, ada beberapa formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang minim pendaftarnya. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti mereka yang sudah mendaftar, bisa diterima.

“Karena harus mememenuhi passing grade  seperti Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kebanyakan formasi yang sepi ini adalah dokter spesialis,” ungkap Anom.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim ini mengatakan kalau saat ini formasi dokter spesialis ini sepi pendaftar. Bahkan, tahun lalu justru tidak ada pendaftarnya.

“Tidak ada yang daftar karena tahun lalu formasi ini memberikan batasan bagi pendaftar maksimal usia 35 tahun. Kalau sekarang batasan usia untuk formasi ini 40 tahun,” katanya.

Dari data BKD Jawa Timur ada 10 formasi yang sepi peminatnya. Yakni pengawas lalu lintas darat sebanyak tiga pendaftar, penyusun rekayasa lalu lintas tiga pendaftar, dokter spesialis bedah syaraf dua pendaftar, dokter spesialis patologi anatomi dua pendaftar, dokter spesialis urologi dua pendaftar.

Kemudian, peneliti satu pendaftar, dokter spesialis kulit dan kelamin satu pendaftar, dokter spesialis radiologi satu pendaftar, guru mekanisme pertanian satu pendaftar, dan guru produksi grafika sebanyak satu pendaftar.

Anom mengatakan, formasi CPNS lainnya yang kurang diminati yaitu tenaga kesehatan. Bahkan, ada yang kosong pelamar untuk lowongan dokter spesialis fisik dan rehabilitasi. “Saat ini rumah sakit Pemprov sedang membutuhkan, tapi sedikit yang daftar,” ungkapnya, prihatin.

Ia menambahkan, jika kuota tenaga medis tersebut tak terpenuhi, maka BKD akan melakukan rekrutmen melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Kalau masih belum ada peminatnya, maka dokter spesialis akan dibayar berdasarkan jasa layanan,” jelasnya

Diketahui jumlah pendaftar CPNS tahun ini mengalami penurunan. Jika tahun 2018 jumlah pendaftar CPNS Jatim mencapai 63.000, tahun ini hanya 59.588 pendaftar.  Pengumuman lulus seleksi administrasi akan dilakukan serentak pada 16 Desember. Setelah itu ada masa sanggang selama tiga hari. (mus/opi)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia