Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Surabaya Serius Benahi GBT

27 November 2019, 23: 29: 00 WIB | editor : Abdul Rozack

DIKEBUT: Sejumlah pekerja melakukan perbaikan pada sisi luar Stadion Geloran Bung Tomo. Pemkot Surabaya serius membenahi stadion ini untuk persiapan a

DIKEBUT: Sejumlah pekerja melakukan perbaikan pada sisi luar Stadion Geloran Bung Tomo. Pemkot Surabaya serius membenahi stadion ini untuk persiapan agar dipilih menjadi venue Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya serius membenahi stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk persiapan agar dipilih menjadi venue Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Selain melakukan perbaikan bagian stadion, pemkot juga mengebut pembangunan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) untuk akses menuju GBT.

Kepala Bidang Pembangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Iman Krestian mengatakan, dua lift dengan kapasitas 10 orang yang ada saat ini akan dibongkar dan kapasitasnya ditambah menjadi 15 orang. Selain itu juga akan ditambah lift lagi untuk orang dan satu lift untuk barang dengan mampu mengangkut kapasitas 3 ton.

“Penambahan lift penumpang tersebut merupakan arahan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Yang paling utama PSSI minta lift yang langsung ke lantai tujuh, dan untuk yang barang itu hanya sampai lantai empat. “Kami masih melakukan maping dulu per lantai, kira-kira titik mana saja yang bisa ditembuskan ke lantai tujuh. Sedangkan yang untuk lift barang hanya sampai lantai empat,” ujarnya, Rabu (27/11).

Jelang Piala Dunia U-20, Pemkot Bangun Tiga Lapangan di Sekitar GBT

Iman mengungkapkan, pengerjaan lift ini akan dilaksanakan pada 2020 mendatang. Hingga saat ini pihaknya tengah melakukan lelang proyek pembangunan Stadion GBT tersebut. “Beberapa program akan kami dahulukan, seperti penggantian rumput dan membuat pagar setinggi tiga meter yang mengelilingi stadion,” katanya.

Pihaknya akan menambah 500 lampu lux, karena yang ada saat ini masih 1.300 lampu. Menurutnya, standar dari FIFA harus 1.800. “Satu lagi yang akan diperbaiki adalah semua kamar mandi yang ada di stadion. Karena setelah melakukan pengecekan langsung ke GBT, kamar mandinya tanpa plafon,” jelasnya.Piala Dunia U-20, Stadion GBT Dilengkapi CCTV Face Recognition

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) mengebut pembangunan JLLB. Nantinya jalan ini akan digunakan sebagai akses menuju stadion GBT. “Progres pembangunan JLLB saat ini masih 80 persen. Tapi kontrak pengerjaan masih berjalan dan akan selesai bulan Desember mendatang. Ini bersamaan dengan pengerjaan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT). Tapi kalau JLLB itu bertahap dan tahun depan masih akan ada pekerjaan lagi,” kata Kabid Jalan dan Jembatan DPUBMP Ganjar Siswo Pramono.

Ganjar mengatakan, saat ini pekerjaannya masih di sekitar lahan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD). Hal ini disebabkan karena memang pengadaan tanahnya masih belum selesai. “Sebenarnya hal ini sudah selesai. Tetapi masih ada yang minta mundur 10 meter. Dan itu diselesaikan nanti sampai Februari, saat ini pekerjaan masih tahap fly over dan belum nyambung ke atas rel,” terangnya.

Untuk fly over, menurutnya saat ini masih terbangun sebatas tanah BTKD sekitar 300 meter. Setelah habis kontrak Desember besok, akan dilanjutkan namun menunggu pembebasan lahan di sisi utara rel. (mus/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia