Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Penggunaan Restoran Tak Sesuai Izin, Dewan Lakukan Sidak

27 November 2019, 16: 17: 24 WIB | editor : Wijayanto

SIDAK: Komisi A DPRD Sidoarjo saat meminta penjelasan pengelola rumah makan.

SIDAK: Komisi A DPRD Sidoarjo saat meminta penjelasan pengelola rumah makan. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Sejumlah anggota Komisi A DPRD Sidoarjo melakukan sidak ke rumah makan di kawasan Kahuripan Nirvana Village (KNV), Senin (25/11) malam. Dalam inspeksi mendadak itu, beberapa anggota Komisi A tak sendiri, mereka ditemani oleh beberapa anggota Satpol PP Sidoarjo.

Dalam kegiatan itu, Komisi A mempersoalkan izin usaha resto tersebut. Dimana, izin bangunan tersebut merupakan izin rumah makan alias restoran. Namun demikian, sejumlah anggota dewan itu menemukan, jika di dalam bangunan itu terdapat disc jokey (DJ). Sehingga bangunan itu diduga melakukan aktifitas live music.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Subandi mengatakan, jika bangunan tersebut tak sesuai dengan peruntukkannya. Sebab dalam temuan Senin malam itu, pengelola mengantongi izin bangunan tersebut untuk resto. “Namun pemanfaatannya digunakan untuk live music,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi A lainnya, Mochammad Sochib mengatakan, jika restoran Handayani memang memiliki izin rumah makan. Begitu pula memiliki ijin penjualan minuman beralkohol tipe A. Sayangnya kata Sochib, di sana juga menyediakan tempat hiburan live music. "Kami Komisi A menyarankan untuk ditutup restoran Handayani, bahkan saat sidak pun langsung minta ditutup,” paparnya.

Terkait hal tersebut, Manager Operasional rumah makan itu, Sapto mengatakan, jika memang bangunan tersebut dirasa izinnya masih kurang, pihaknya akan berusaha untuk segera melengkapinya.

Soal adanya menyangkut penjualan mnuman beralkohol, Sapto mengatakan, jika hal tersebut sudah mendapatkan izin. “Restoran ini sudah mengantongi izin dari Kementrian Perdagangan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo Yani Setyawan yang juga mendampingi Komisi A menjelaskan, pihaknya memang diminta Komisi A untuk melihat bersama kondisi rumah makan tersebut. Menurutnya, ada beberapa saran yang disampaikan oleh Komisi A.

Salah satunya, agar pemilik restoran tersebut melengkapi izin-izinya. Kendati demikian, pihaknya sebenarnya memiliki prosedur sendiri dalam menindak bangunan yang tak sesuai dengan peruntukkannya. “Nanti kita akan panggil, kita klarifikasi perizinnya,” katanya kepada Radar Sidoarjo. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia